Bagikan

Begini Pandangan Putra Prajogo Terkait Kesuksesasn Listing Perdana Chandra Daya (CDIA)

JAKARTA, investortrust.id - PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) menilai pencatatan saham perdana  di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (9/7/2025), bagian dari langkah strategis emiten ini dalam mendukung pengembangan infrastruktur nasional.

Di momen penting tersebut, putra konglomerat Prajogo Pangestu, Agus Salim Pangestu turut menyuarakan dukungannya terhadap visi pembangunan ekonomi Presiden Prabowo Subianto. “Kita harus support Presiden terkait target pertumbuhan ekonomi 8%, dan bagi Chandra Asri, infrastruktur itu penting untuk menciptakan pertumbuhan,” ujar Agus saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Rabu, (9/7/2025).

Baca Juga

Simak Prospek Saham Emiten Logam memasuki Semester II-2025, MBMA Jadi Pilihan Teratas

Agus menegaskan, sektor infrastruktur memegang peranan penting, tak hanya bagi PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), tetapi bagi CDIA sebagai anak usaha yang berfokus pada pembangunan dan pengembangan aset strategis nasional. Ia berharap kontribusi swasta dapat memperkuat agenda pembangunan jangka panjang pemerintah. “Jadi, semoga bisa mendukung negara dan program strategis Pak Presiden,” tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan catatan terungkap bahwa antusiasme investor terhadap IPO CDIA sangat tinggi. Pada hari pertama perdagangan, saham CDIA langsung melesat hingga menyentuh batas atas auto rejection (ARA) atau  melonjak 66 poin atau 34,74% ke level Rp 256 per saham dari harga penawaran Rp 190.

Baca Juga

Di Tengah ARA Saham CDIA, Tiga Saham Emiten Prajogo Dipimpin TPIA justru Anjlok

Melalui penawaran umum perdana ini, perseroan berhasil menghimpun dana sebesar Rp 2,37 triliun dengan menerbitkan 12.482.937.500 saham baru. Pencapaian ini diperkuat oleh tingginya minat pasar yang tercermin dari tingkat oversubscribe mencapai 563,64 kali, dengan partisipasi investor mencapai 400.126 pihak selama masa penawaran, mulai dari periode bookbuilding pada 19–24 Juni 2025 hingga penawaran umum pada 2–7 Juli 2025.

Presiden Direktur CDIA, Fransiskus Ruly Aryawan menyampaikan pencatatan saham perdana ini menjadi momen penting bagi CDI Group dalam membangun fondasi yang kuat untuk pertumbuhan jangka panjang. Ia juga mengapresiasi atas kepercayaan investor yang mendukung kesuksesan proses aksi korporasi ini.

“Dalam proses IPO ini tercemin dari tingginya minat pasar dengan kelebihan permintaan atau oversubscription sebanyak 563,64 kali yang melibatkan partisipasi dari 400.126 investor, sepertinya oversubscription CDIA kami merupakan yang tertinggi di BEI sampai saat ini, ” kata Ruly.

The Convergence Indonesia, lantai 5. Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. HR Rasuna Said, Karet, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Pusat, 12940.

FOLLOW US

logo white investortrust
Telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor1188/DP-Verifikasi/K/III/2024