Prajogo Pangestu Gelontorkan Dana Buyback 4 Saham Emitennya Rp 5 Triliun, Pasar Merespons Positif
JAKARTA, investortrust.id – Prajogo Pangestu melalui empat perusahaan yang dikendalikannya menyiapkan dana Rp 5 triliun untuk membeli (buyback) saham dari pasar. Aksi ini dilakukan sejalan dengan kebijakan baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengizinkan buyback saham tanpa persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS).
Masuknya dana segar ini bagian dari upaya Prajogo Pangestu untuk meningkatkan nilai bagi para pemegang saham, meningkatkan kinerja saham sesuai dengan kondisi fundamental perseroan, dan menjaga kepercayaan publik. Buyback saham ini akan berlangsung selama tiga bulan hingga 20-24 Juni 2025.
Baca Juga
Chandra Asri (TPIA) akan Buyback Saham Rp 2 Triliun Gunakan Kebijakan OJK Buyback Tanpa RUPS
Berdasarkan pengumuman resmi di Jakarta, Jumat (21/3/2025), keempat perusahaan tersebut adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan dana buyback Rp 2 triliun, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) siapkan dan Rp 2 triliun, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) senilai Rp 500 miliar, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mencapai Rp 500 miliar.
Aksi buyback tersebut dilakukan setelah empat saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu tersebut mengalami penurunan drastic dalam sebulan terakhir. Berdasarkan data Tradingview hingga penutupan saham Bursa Efek Indonesia Jumat (21/3/2025), saham BRPT telah anjlok 14,63% dalam sebulan, CUAN melemah 9,40%, BREN turun 7,72%, dan TPIA merosot 7,46%. Sedangkan year to date (ytd), saham CUAN melorot 42,80%, BREN turun 36,94%, BRPT melemah 24,35%, dan TPIA turun 3,33%.
Direspons Pasar
Seiring dengan pengumuman buyback saham tersebut, keempat saham tersebut terpantau langsung mengalami penguatan. Kenaikan tertinggi dicatatkan saham BREN melesat 6,70% menjadi Rp 5.975, bahkan saham ini semapt sentuh Rp 6.350. Saham TPIA naik 2,84% menjadi Rp 7.250 dan sempat sentuh Rp 7.750. Saham BRPT menguat 3,70% menjadi Rp 700 dan sempat sentuh Rp 725. Terakhir saham CUAN naik tipis 0,37% menjadi Rp 6.750 dan tertinggi sentuh Rp 7.475.
Tak hanya catatkan kenaikan, pemodal asing terpantau mulai aktif memborong saham tersebut yang ditunjukkan net buy saham TPIA senilai Rp 29,93 miliar sepanjang hari ini. Begitu juga dengan BRPT catatkan net buy saham Rp 18,53 miliar, dan BREN mencapai Rp 11,14 miliar. Sebaliknya CUAN masih catatkan net sell Rp 14,54 miliar.
Baca Juga
Umumkan Kinerja 2024 dan Buyback, Saham Barito Renewables (BREN) Mendadak Balik ke Level Rp 6.000
Net buy saham emiten Prajogo ini tergolong tinggi, dibandingkan dengan aksi investor asing hari ini dengan catatan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp 2,35 triliun hingga picu penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/3/2025), sebanyak 123,49 poin (1,94%) menjadi 6.258,18.
Net sell terbanyak kembali melanda saham bank besar berikut, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 1,32 triliun, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 514,20 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebanyak Rp 512,21 miliar.

