BEI Kedatangan Dua Saham Baru Sinar Terang (MINE) dan Jantra Grupo (KAQI), Cek Fakta Emitennya
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kedatangan dua saham baru Senin (10/3/2025) yang dicatatkan di papan utama dan papan pengembangan. Kedua emiten pendatang baru tersebut sebelumnya telah menuntaskan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.
Emiten tersebut terdiri atas PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) yang akan dicatatkan di papan utama BEI. Lainnya PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) dicatatkan di papan pengembangan BEI.
Sinar Terang merupakan perusahaan yang menjalankan aktivitas penunjang pertambangan dan penggalian lainnya, seperti konstruksi bangunan sipil jalan, kontruksi bangunan sipil jembatan, jalan laying, fly over, dan underpass.
Baca Juga
OJK Tetapkan Saham Jantra Grupo (KAQI) dan Sinar Terang Mandiri (MINE) Sebagai Efek Syariah
Perseroan memfokuskan bisnis transportasi dan fasilitas logistic untuk mendukung distribusi nikel dari lokasi tambang ke pelabuhan atau fasilitas pengolahan. Perseroan dikendalikan langsung Sinjo Jefry Sumendap melalui PT Mitra Berkayar Sukses Selalu (MBSS) dengan kepemilikan sebanyak 80,79% saham dan Sinjo Jefry juga menggenggam langsung sebanyak 4,21% saham MINE dan sisanya public sebanyak 15%.
Berdasarkan prospectus terungkap bahwa perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan secara konsisten dalam empat tahun terakhir. Pendapatan tahun 2021 mencapai Rp 917,99 miliar meningkat menjadi Rp 1,36 triliun pada Agustus 2024.
Begitu juga dengan laba tahun berjalan berhasil mencapai Rp 225,17 miliar hingga Agustus 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 59,52 miliar.
Terkait IPO saham, MINE melepas sebanyak 612,66 juta saham atau setara dengan 15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Saham tersebut dilepas dengan harga pelaksanaan Rp 216 per saham, sehingga total dana yang bakal diraup Rp 132,33 miliar. Sedangkan PT Trimegah Sekuritas Indonesia bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi IPO saham tersebut.
MINE akan menggunakan dana hasil IPO saham tersebut untuk pembelian alat berat baru guna mendukung kegiatan operasional berkisar Rp 63,21 miliar. Perseroan juga mengalokasikan Rp 14 miliar untuk pembelian tanah dari Sinjo Jefrey dan sisanya untuk modal kerja perseroan.
Jantra Grupo
Sementara itu, Jantra Grupo (KAQI) merupakan emiten yang bergerak di bidang bengkel mobil, khususnya kaki-kaki mobil. Perseroan telah memiliki sebanyak 18 cabang bengkel yang tersebar di pulau Jawa dan Bali, seperti Kediri, Yogyakarta, Semarang, Solo Manang, Sidoarjo, Malang, Cirebon, dan Bali Kargo.
Jantro Grupo dididirkan Imam Sujono yang juga bertindak sebagai pengendali bersama dengan Jantra Al Rasyid melalui PT Tahtra Kertajaya Indonesia. Perusahaan yang berdiri sejak tahun 2017 ini juga menyediakan layanan reservasi online yang dapat diakses melalui aplikasi mobile maupun website perseroan.
Baca Juga
Mulai Bookbuilding, Yupi Indo Jelly (YUPI) Icar Dana IPO Rp 2,13 Triliun
Berdasarkan prospectus perseroan terungkap peningkatan pesat laba bersih menjadi Rp 7,34 miliar hingga Agustus 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 1,78 miliar. Pendapatan juga meningkat dari Rp 34,22 miliar menjadi Rp 39,10 miliar.
Terkait IPO saham, KAQI melepas sebanyak 450 juta saham atau setara dengan 21,68% dengan harga pelaksanaan Rp 118 per saham, sehingga total dana yang diraup mencapai Rp 53,10 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT RHB Sekuritas Indonesia.
Perseroan mengungkap sekitar 69,65% dana IPO saham atau setar adengan Rp 20 miliar akan digunakan untuk pembelian lahan di Bona Indah Jakarta Selatan. Perseroan juga mengalokasikan dana untuk pembukaan lima cabang bengkel baru, belanja operasional bengkel, dan pinjaman kepada anak usaha.

