Umumkan Kinerja 2024 dan Buyback, Saham Barito Renewables (BREN) Mendadak Balik ke Level Rp 6.000
JAKARTA, investortrust.id – PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mengumumkan lompatan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 13,7% menjadi US$ 122 juta pada 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya US$ 107 juta.
Secara bersamaan dengan rilis kinerja keuangan tersebut, BREN mengumumkan pembelian kembali (buyback) saham dengan target dana Rp 2 triliun. Aksi tersebut akan dilakukan selama tiga bulan mulai 24 Maret hingga 23 Juni 2025.
Baca Juga
Chandra Asri (TPIA) akan Buyback Saham Rp 2 Triliun Gunakan Kebijakan OJK Buyback Tanpa RUPS
Seiring dengan pengumuman tersebut, saham BREN pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) intraday sesi II, Jumat (21/3/2025), langsung melesat. Saham BREN sempat melesat ke level Rp 6.350, dibandingkan penutupan kemarin Rp 5.600, hingga pukul 15.26 WIB, saham BREN naik 7,14% menjadi Rp 6.000.
Terkait pertumbuhan kinerja keuangan, BREN dalam penjelasan resminya di BEI menyebutkan sejalan dengan kenaikan pendapatan dari US$ 595 juta menjadi US$ 597 juta pada 2024. EBITDA juga meningkat dari US$ 502 juta menjadi US$ 515 juta.
Perusahaan yang dikendalikan taipan Prajogo Pangestu ini juga mencatatkan penurunan biaya keuangan dari US$ 136 juta menjadi US$ 134 juta. Laba sebelum bunga dan pajak naik tipis menjadi US$ 417 juta. Total aset juga naik 8% dari US$ 3,50 miliar menjadi US$ 3,78 miliar.
Baca Juga
CEO Barito Renewables (BREN) Hendra Soetjipto Tan mengatakan, sepanjang tahun 2024, perseroan menghadapi tantangan operasional dengan tetap mempertahankan efisiensi dan keberlanjutan.
“Meskipun terdapat hambatan sementara dalam produksi panas bumi, portofolio energi terbarukan kami yang ekstensif berkontribusi pada pendapatan yang stabil dan peningkatan profitabilitas. Perbaikan dalam struktur biaya dan efisiensi operasional telah memperkuat fundamental bisnis kami, memungkinkan kami untuk mencatatkan kinerja keuangan yang lebih baik,” terangnya.
Ke depan, dia mengatakan, perseroan akan tetap berkomitmen untuk memperluas kapasitas energi terbarukan serta mendukung target transisi energi nasional. Perseroan juga terus berkomitmen untuk memperluas kapasitas energi terbarukan guna mendukung pencapaian target net-zero Indonesia.
Baca Juga
Menurut dia, keberhasilan penyelesaian proyek Salak Binary, yang mencapai kapasitas kotor sebesar 16,6 MW dan melampaui ekspektasi awal, menegaskan komitmen BREN dalam meningkatkan kapasitas pembangkitan serta mengoptimalkan aset yang dimiliki.
BREN juga secara aktif mengeksplorasi peluang investasi dan pengembangan strategis guna memperluas portofolio energi terbarukan. “Dengan pipeline proyek yang kuat, perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas terpasang, memperkuat perannya sebagai pemimpin dalam transisi energi Indonesia, serta menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” tulisnya.

