Prabowo Reshuffle Kabinet, Berikut Daftar Menteri dan Pejabat yang Dilantik Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto merombak atau reshuffle Kabinet Merah Putih pada hari ini, Senin (27/4/2026). Dalam reshuffle jilid V ini, Prabowo melantik enam menteri dan pejabat setingkat menteri.
Berikut daftar menteri dan pejabat yang dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta hari ini:
Baca Juga
Hasan Nasbi Dilantik Prabowo sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi
1. M Qodari, sebelumnya KSP dilantik sebagai kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah,
2. Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, sebelumnya penasihat khusus presiden bidang pertahanan nasional dilantik sebagai KSP,
3. Hasan Nasbi, dilantik sebagai penasihat presiden bidang komunikasi dan media,
4. Jumhur Hidayat, dilantik sebagai menteri lingkungan hidup,
5. Hanif Faisol, sebelumnya menteri lingkungan hidup dilantik sebagai wakil menteri koordinator (wamenko) bidang pangan,
6. Abdul Kadir Karding, dilantik sebagai kepala Badan Karantina Nasional.
Pelantikan keenam menteri, wamen, dan pejabat setingkat menteri itu tertuang dalam empat keputusan presiden (keppres) berbeda, yakni Keppres Nomor 51/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri serta Wakil Menteri Negara Koalisi Merah Putih Periode 2024-2029, Keppres Nomor 52/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala KSP dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Keppres 53/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi, serta Keppres Nomor 50 TPA Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama di Lingkungan Badan Karantina Indonesia.
Sebelumnya, Prabowo telah empat kali melakukan reshuffle kabinet selama masa pemerintahannya. Reshuffle kabinet pertama terjadi pada 19 Februari 2025. Saat itu, Prabowo melantik Brian Yuliarto sebagai menteri pendidikan tinggi, sains, dan teknologi (mendiktisaintek) menggantikan Satrya Soemantri Brodjonegoro.
Selain Brian, Prabowo juga melantik sejumlah pejabat lainnya. Mereka yakni, Amalia Adininggar sebagai kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Sony Hari Budi Utomo selaku wakil kepala BPS, Muhammad Yusuf Ateh sebagai kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Agustina Arum Sari sebagai wakil kepala BPKP, dan Nugroho Sulistyo Budi selaku kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
Kemudian, reshuffle kabinet kedua terjadi pada 8 September 2025. Saat itu, Prabowo melantik empat menteri dan satu wakil menteri. Mereka adalah Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani, Mukhtarudin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia menggantikan Abdul Kadir Karding, Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie Setiadi, serta Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah dengan Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai wakilnya.
Selanjutnya pada 17 September 2026, Prabowo melantik Djamari Chaniago sebagai menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam) menggantikan Budi Gunawan, dan Erick Thohir yang sebelumnya menteri BUMN dilantik sebagai menteri pemuda dan olahraga (menpora) menggantikan Dito Ariotedjo.
Baca Juga
Gantikan M Qodari, Dudung Abdurachman Dilantik Prabowo Jadi KSP
Dalam kesempatan yang sama Prabowo juga mengangkat Angga Raka Prabowo sebagai kepala Presidential Communication Office (PCO) yang kini namanya diubah menjadi Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah, Afriansyah Noor, sebagai wakil menteri ketenagakerjaan (wamenaker), Rohmat Marzuki, sebagai wakil menteri kehutanan (wamenhut), Farida Farichah sebagai wakil menteri koperasi (wamenkop), M Qodari sebagai KSP, Ahmad Dofiri, sebagai penasihat khusus presiden bidang keamanan dan ketertiban masyarakat serta reformasi kepolisian, Nanik Sudariati Deyang sebagai wakil kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, sebagai wakil kepala BGN, dan Sara Sadiqah, sebagai kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LPKP)
Pada reshuffle kabinet jilid IV, 5 Februari 2026, Presiden Prabowo Subianto melantik mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung sebagai wakil menteri keuangan (wamenkeu). Juda Agung menggantikan posisi Thomas Djiwandono yang terpilih sebagai deputi gubernur BI.

