26 Perusahaan Antre IPO, Mayoritas Aset Jumbo
JAKARTA, investortrust.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan sebanyak 26 perusahaan sedang dalam antrean (pipeline) pencatatan perdana saham (initial public offering/IPO). Dari angka tersebut sebanyak 25 perusahaan dengan aset skala besar dengan nilai di atas Rp 250 miliar.
Sedangkan satu perusahaan dengan skala menengah beraset Rp 50- Rp 250 miliar. Adapun perusahaan beraset kecil di bawah Rp 50 miliar masih belum terlihat dalam pipeline IPO saham di pekan kedua Maret tahun ini.
Baca Juga
Mulai Bookbuilding, Yupi Indo Jelly (YUPI) Icar Dana IPO Rp 2,13 Triliun
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, sampai dengan 14 Maret 2025 tercatat sebanyak 10 perusahaan yang mencatatkan saham di BEI dengan dana dihimpun Rp 3,88 triliun.
“Sebanyak tiga perusahaan sektor bahan baku, satu perusahan sektor konsumer siklikal, enam perusahaan sektor konsumer non-siklikal, tiga perusahaan sektor energi, satu perusahaan sektor keuangan, empat perusahaan sektor kesehatan,” tulis Nyoman dalam keterangan tertulisnya kepada media, Sabtu, (15/2/2025).
Lebih lanjut, Nyoman menambahkan, sedangkan satu perusahan dari sektor infrastruktur, empat perusahaan sektor industri dan satu perusahaan sektor teknologi, dua perusahaan sektor transportasi dan logistik.
Baca Juga
Sementara itu, sampai dengan 14 Maret 2025 telah diterbitkan 23 emisi dari 18 penerbit efek bersifat utang sukuk (EBUS) dengan dana yang dihimpun sebesar Rp 27,9 triliun. Kemudian untuk rights issue, pada periode yang sama telah terdapat dua perusahaan tercatat yang telah menerbitkan rights issue dengan total nilai Rp 470 miliar.

