BEI: 18 Perusahaan Aset Jumbo Antre IPO
JAKARTA, investortrust.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan, sebanyak 19 perusahaan sedang dalam antrean (pipeline) pencatatan perdana saham (initial public offering/IPO).
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna menyampaikan, dari jumlah tersebut, sebanyak 18 perusahaan dengan aset skala besar senilai di atas Rp 250 miliar.
Baca Juga
Pekan Terburuk BEI, IHSG Anjlok 5,16% hingga Saham Emiten Prajogo Hancur Lebur
"Sedangkan 1 perusahaan dengan skala menengah beraset Rp 50- Rp 250 miliar," kata Nyoman melalui keterangan tertulisnya kepada wartawan, Sabtu (8/2/2025).
Adapun perusahaan beraset kecil di bawah Rp 50 miliar masih belum terlihat dalam pipeline IPO saham pada awal tahun ini.
Secara sektoral, kata dia, sampai 7 Februari 2025 tercatat sebanyak 8 perusahaan yang mencatatkan saham di BEI dengan dana dihimpun Rp 3,70 triliun.
Baca Juga
BEI Segera Luncurkan 'Short Selling' di Tengah Ketidakpastian Global
“Sebanyak 2 perusahaan sektor bahan baku, 6 perusahaan dari sektor konsumer non-siklikal, 3 perusahaan sektor energi, 1 perusahaan sektor keuangan, 3 perusahaan sektor kesehatan,” kata dia.
Lebih lanjut, Nyoman menambahkan, sedangkan 3 perusahaan dari sektor industri dan 1 perusahaan dari sektor transportasi dan logistik.
Sementara itu, sampai dengan saat ini telah diterbitkan 8 emisi dari 7 penerbit efek bersifat utang sukuk (EBUS) dengan dana yang dihimpun sebesar Rp 8,6 triliun.

