Kadin: Ada Peluang Investasi US$ 3,8 Triliun dalam Upaya RI Capai NZE
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Anindya Novyan Bakrie mengungkapkan, setidaknya ada peluang investasi sekitar US$ 3,8 triliun di tengah upaya Indonesia mencapai target emisi nol atau Net Zero Emission (NZE) pada 2060.
“Data Bloomberg New Economic Finance, yang bekerja sama dengan Kadin, menunjukkan bahwa Indonesia net zero merupakan peluang investasi senilai US$ 3,8 triliun,” kata Anindya pada acara “Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025” di JICC, Jakarta, Jumat (10/10/2025).
Baca Juga
Puncak Emisi RI Mundur ke 2035, ESDM Akui Butuh 'Effort' Lebih Besar Wujudkan NZE 2060
Anindya menjelaskan, tahun lalu pemerintah menginvestasikan sekitar US$ 4 miliar di sektor transisi energi, utamanya untuk transportasi listrik dan jaringan listrik. Meski demikian, angka tersebut masih jauh dari cukup.
Baca Juga
Dorong Transisi Energi Hijau, Kadin Sebut Energi Bersih Jadi Kunci Masa Depan Indonesia
Anindya meyakini, Indonesia masih tertinggal dibandingkan negara-negara lain dalam rangka investasi terhadap transisi energi. Ia pun mendorong adanya sinergi antara pemerintah dan swasta yang lebih kuat, utamanya dalam rangka mencapai target NZE 2060.
Baca Juga
'Go Green', Ini Jurus Andal Kilang Pertamina Turunkan Emisi dan Wujudkan Energi Bersih
“Baik sektor publik maupun swasta berperan penting dalam memperkuat upaya keberlanjutan dan mempercepat tercapainya target net zero yang ditegaskan kembali oleh Presiden Prabowo,” tutur dia.
Melalui ISF 2025, kata Anindya Bakrie, Kadin bersama pemerintah berupaya menunjukkan komitmen Indonesia dalam menjaga keberlangsungan transisi energi dan pembangunan nasional yang berkelanjutan.
“ISF 2025 adalah momentum yang tepat untuk merefleksikan perjalanan Indonesia dalam transisi keberlanjutan dan peluang yang harus kita ambil untuk memastikan pertumbuhan yang tidak hanya kuat, tetapi juga hijau, tangguh, dan inklusif,” tegas Anindya.

