Menteri Maruarar Dorong SMF–PNM Perkuat Ekonomi Tanah Tinggi Jakarta
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mendorong masuknya dukungan pembiayaan dan pemberdayaan ekonomi dari PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) alias SMF dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) ke Kelurahan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, setelah renovasi permukiman kumuh di wilayah tersebut berlangsung.
Menurut Ara, Tanah Tinggi menjadi percontohan karena renovasi 700 rumah tidak layak huni (RTLH) yang dilaksanakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia tanpa anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), sedang bergulir.
“Coba cari di Jakarta, ada enggak satu kecamatan yang direnovasi tanpa uang negara ada 700 rumah yang berproses. Ada enggak? Cuma di situ,” katanya di kantor Kementerian PKP, Jakarta Pusat, Jumat (14/11/2025).
Ara menjelaskan, lebih 100 unit rumah telah selesai direnovasi dan pembenahan selanjutnya harus menyasar aspek ekonomi masyarakat. “Sekarang kita pikirkan ekonominya. Masuk nanti SMF dan PNM supaya ekonomi bagus,” jelasnya.
Ara menegaskan, pembangunan hunian harus terintegrasi dengan penguatan ekonomi agar kawasan tersebut tidak kembali menjadi kumuh. “Jadi enggak bisa hanya renovasi atau bangun rumah, ekonominya enggak diperbaiki. Nanti kumuh lagi,” ungkapnya.
Ia berharap Kelurahan Tanah Tinggi ke depan dapat berkembang menjadi sentra ekonomi kreatif sebagaimana contoh implementasi serupa di Kota Malang, yakni Kampoeng Heritage Kajoetangan. “Syukur-syukur kita bisa tingkatkan menjadi daerah ekonomi kreatif sehingga pemberdayaan ekonomi, seperti Kayutangan di Malang,” tutur Ara.
Kayutangan atau Kampoeng Heritage Kajoetangan berada di pusat Kota Malang, tepatnya di Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen. Lokasinya dekat Balai Kota dan alun-alun Kota Malang, dengan akses masuk melalui Jalan Basuki Rahmat, Jalan Semeru, dan Talun.
Kawasan ini merupakan kampung tua yang sudah ada sejak abad ke-13 dan menyimpan banyak peninggalan era kolonial. Beberapa bangunan bersejarah di Kayutangan, antara lain Makam Mbah Honggo, Kuburan Tandak, Langgar Tua, Pasar Talun, serta terowongan.
Sejak 1920, Kayutangan dikenal sebagai destinasi wisata heritage dengan rumah-rumah lama yang masih terawat dan menjadi daya tarik wisatawan. Posisi kawasan yang dikelilingi hotel turut membuatnya ramai pengunjung.
Penataan kawasan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan, termasuk penyediaan trotoar di sisi jalan dan kawasan bebas pedagang kaki lima sehingga wisatawan dapat berjalan kaki dengan leluasa, terutama di malam hari dengan pencahayaan lampu yang memadai.
Bangunan kuno di wilayah Kayutangan kini dimanfaatkan sebagai kafe, tempat makan, hingga toko. Keberadaan bangunan tersebut menjadi spot foto yang sering dikunjungi wisatawan karena nuansa masa lalu yang masih terasa.

