Otorita IKN Sebut Gedung Legislatif dan Yudikatif Bakal Rampung Tahun 2028
JAKARTA, investortrust.id – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) optimistis pembangunan gedung kantor badan legislatif dan yudikatif di IKN, Kalimantan Timur akan rampung di tahun 2028.
Demikian disampaikan oleh Plt Deputi Bidang Sarana dan Prasarana OIKN, Danis H Sumadilaga saat ditemui di Gedung Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2024).
“Sebetulnya kan untuk kelengkapan sekarang pada saat ini baru kantor pemerintah eksekutif. Nanti kita lengkapi yang (gedung kantor) yudikatif dan legislatif. Target (selesai)-nya sampai 2028,” katanya.
Baca Juga
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) periode 2014-2024, Basuki Hadimuljono meyakini pembangunan IKN akan terus dilanjutkan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia pun menargetkan, seluruh bangunan gedung badan legislatif dan yudikatif akan rampung di tahun 2026.
"Pada saat saya dipanggil Pak Prabowo, beliau menyampaikan akan mempercepat (pembangunan IKN). Jadi dalam beberapa tahun, dua tahun nanti, (gedung) yudikatif dan legislatif harus dibangun. Gedung-gedungnya DPR, MPR, MK, kemudian yudikatif lainnya juga harus dibangun, (Target selesai 2026?) Selesai," ungkap Basuki saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Senin (21/10/2024) malam.
Berdasarkan informasi yang diterima investortrust.id, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Isa Rachmatawarta menjelaskan kenaikan pagu anggaran Ibu Kota Nusantara (IKN) dari yang awalnya Rp 40,6 triliun menjadi Rp 42,5 triliun. Ini terutama untuk memenuhi kualitas yang baik dari bangunan-bangunan dan jalan tol di ibu kota baru.
Baca Juga
Hashim Ungkap Kelanjutan Pembangunan IKN di Pemerintahan Prabowo, Lanjut?
“Penambahan anggaran IKN untuk melaksanakan penyelesaian dan penguatan di lapangan. Ini adalah penyiapan anggaran untuk fasilitas sekolah dan kesehatan, perbaikan sarana sekolah seperti SD, SMP, dan SMA yang ada di sekitar situ. Pasar dan puskesmas dilakukan perbaikan, supaya terjadi peningkatan kualitas sarana prasarana, sehingga mampu mengantisipasi kedatangan ASN di tahun ini,” kata Isa saat konferensi pers APBN KiTa, di Jakarta, Selasa (13/8/2024) lalu.
Kenaikan anggaran IKN ini terbilang baru. Meski tak dijelaskan kapan kenaikan anggaran tersebut, namun pada Juni 2024 anggaran IKN masih tercatat sebesar Rp 40,6 triliun. Hingga Juli 2024, anggaran yang sudah digelontorkan untuk pembangunan IKN mencapai Rp 11,2 triliun.

