IHSG Ditutup Turun Tipis, Sebaliknya 3 Saham Ini malah ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (23/10/2024), ditutup terkoreksi tipis 1,42 poin (0,02%) menjadi 7.787. Pergerakan IHSG dalam rentang 7.761-7.805 dengan nilai transaksi Rp 11,03 triliun.
Pelemahan tersebut dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor material dasar 0,57%, sektor properti 1,04%, sektor infrastruktur 0,42%, sektor konsumer primer 0,05%, dan sektor energi 0,04%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor transportasi, keuangan, konsumer non primer, industri, dan teknologi.
Baca Juga
Walau IHSG ditutup di zona merah, dua saham berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA), seperti saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) melesat 24,84% menjadi Rp 3.870 usai keluar dari papan pemantauan khusus BEI. ARA juga melanda saham PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) sebanyak 24,70% menjadi Rp 3.080 dan PT Grand House Hulia Tbk (HOMI) melesat 24,49% menjadi Rp 366.
Kenaikan selanjutnya dicatatkan saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) naik 26,76% menjadi Rp 90, PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) menguat 19,71% menjadi Rp 715, dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) naik 18,75% menjadi Rp 304.
Baca Juga
Sebaliknya sejumlah saham dengan koreksi paling dalam, yaitu saham PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), PT Lini Imaji Kreaasi Ekosistem Tbk (FUTR), dan PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC).
Kemarin, IHSG menguat sebanyak 16,38 poin (0,21%) menjadi 7.788,98. pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 139,32 miliar, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 373,52 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 242,89 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 77,60 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 59,55 miliar.
Grafik IHSG

