Hashim Ungkap Kelanjutan Pembangunan IKN di Pemerintahan Prabowo, Lanjut?
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Prabowo Subianto dipastikan melanjutkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Kepastian tersebut ditunjukkan atas pengangkatan mantan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjadi Kepala Otorita IKN (OIKN).
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan sekaligus adik kandung Prabowo, Hashim Djojohadikusumo. Dia menyebut Prabowo berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan ibu kota baru itu. "Komitmennya tetap," katanya ketika ditemui di Menara Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2024).
Baca Juga
Menko AHY Tegaskan Pembangunan IKN Dilanjutkan di Era Prabowo
Sebagai catatan, Kepala OIKN yang disebut setara menteri ini tertuang dalam Undang-undang (UU) No. 3/2022 tentang Ibu Kota Negara. Dalam aturan itu disebutkan OIKN merupakan lembaga setara kementerian dan kepala lembaga yang diangkat berdasarkan penunjukan presiden kedudukannya setara dengan menteri.
Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mengatakan, pemerintahan Prabowo masih fokus untuk membangun sarana dan prasarana di IKN. Sebab hingga saat ini IKN masih belum memiliki fasilitas yang memadai untuk bisa berfungsi dengan baik sebagai ibu kota baru.
"Jadi IKN akan diteruskan, yang akan diteruskan dengan sarana-sarana dulu yang harus dilengkapi. Soalnya kemarin, ternyata sarana-sarana dan prasarana belum lengkap," kata Hashim.
Baca Juga
Siap-Siap, Prabowo Bakal Keluarkan Pepres Pemutihan Utang 6 Juta Petani dan Nelayan
Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan bahwa Prabowo telah memberikan arahan agar pembangunan IKN difokuskan pada gedung-gedung lembaga legislatif dan yudikatif.
"Yang jelas, yang kami pernah dengar adalah bagaimana kelanjutan dari IKN ini lebih diprioritaskan untuk menghadirkan pusat untuk legislatif misalnya, karena untuk eksekutif sudah terbangun," ujar AHY saat menyambangi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2024).

