KPK Periksa Dirut ASDP Ira Puspadewi Terkait Kasus Akuisisi PT Jembatan Nusantara
JAKARTA, investortrust.id - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa Direktur Utama (Dirut) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi, Kamis (24/10/2024). Ira dijadwalkan diperiksa terkait kasus dugaan korupsi proses kerja sama usaha (KSU) dan akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP.
“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” kata Jubir KPK Tessa Mahardika dalam keterangannya.
Baca Juga
KPK Ungkap Lokasi 15 Properti Bernilai Ratusan Miliar yang Disita Terkait Kasus ASDP
Tak hanya Ira Puspadewi, tim penyidik KPK juga menjadwalkan memeriksa dua saksi lainnya, yakni, Lead Inspector PT BKI Ardhian Budi dan pimpinan Cabang KJPP MBPRU Batam Ahsin Silahudin.
Dalam penyidikan kasus ini, tim penyidik KPK telah menyita 15 tanah dan bangunan bernilai ratusan miliar milik bos PT Jembatan Nusantara, Adjie. Belasan aset properti tersebut tersebar di sejumlah kawasan elite, seperti di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Menteng, Jakarta Pusat, Darmo, Kota Surabaya, dan Bogor.
Diketahui, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proses kerja sama usaha (KSU) dan akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) pada periode 2019-2022. Dari empat tersangka tersebut, tiga di antaranya merupakan pejabat negara.
Berdasarkan informasi, keempat tersangka itu terdiri dari tiga penyelenggara negara dan seorang swasta. Mereka masing-masing berinisial IP, MYH, HMAC, dan A.
KPK menduga kasus korupsi di ASDP ini merugikan keuangan negara sekitar Rp 1,27 triliun. Namun, angka tersebut masih bisa bertambah seiring dengan perkembangan proses penyidikan yang masih berlangsung.
Baca Juga
Dalam proses penyidikan kasus ini, tim penyidik KPK telah menyita sejumlah mobil dan mencegah empat orang bepergian ke luar negeri. Selain itu, tim penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi (IP). Tim penyidik juga sudah memeriksa Youlman Jamal selaku Direktur Utama PT Jembatan Nusantara 2019-2022.

