Kapolda Riau Kukuhkan 23 Duta Antinarkoba, Panipahan Jadi 'Wake-Up Call'
Poin Penting
|
PEKANBARU, investortrust.id — Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Herry Heryawan mengukuhkan 23 Duta Antinarkoba sekaligus mendeklarasikan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Aula Tribrata Lantai 5 Polda Riau, Kamis (16/4/2026).
“Peristiwa di Panipahan beberapa waktu lalu harus kita maknai sebagai wake-up call bagi kita semua. Ini bukan hanya tugas Polri, tetapi juga BNN (Badan Narkotika Nasional), Bea Cukai, TNI, pemerintah daerah, hingga masyarakat,” kata Herry dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Pada acara pengukuhan, Kapolda Riau antara lain didampingi Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, Irwasda Polda Riau Kombes Pol Prabowo Santoso, serta jajaran pejabat utama Polda Riau.
Baca Juga
Kapolda Riau Rotasi Besar Polsek Panipahan Pascainsiden Pembakaran Rumah Bandar Narkoba
Herry Heryawan mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 hingga April 2026, Polda Riau mengungkap 3.287 kasus narkoba dengan 4.719 tersangka.
“Dari pengungkapan tersebut, kami berhasil menyelamatkan kurang lebih 5,3 juta jiwa. Namun kita harus jujur, Indonesia saat ini tidak lagi hanya menjadi tempat transit, tetapi sudah menjadi pasar,” papar dia.
Kapolda Riau juga menyoroti kondisi sosial di Panipahan, termasuk keluarga nelayan yang terdampak kasus narkotika. “Saya berterima kasih kepada ibu-ibu di Panipahan yang berani bersuara. Ini menunjukkan ada persoalan sosial yang harus kita jawab bersama,” tutur Herry.
Herry menambahkan, pihaknya telah melakukan evaluasi internal di Polsek Panipahan. “Sebanyak 28 personel kami evaluasi dan 16 orang langsung diganti. Saya tidak ingin ada oknum yang bermain dengan pelaku narkoba,” tegas dia.
Selain penegakan hukum, menurut Herry Heryawan, Polda Riau mendorong pendekatan sosial dan ekonomi melalui bantuan mesin ketinting bagi masyarakat. Kapolda turut meminta para Duta Antinarkoba menjadi agen perubahan.
“Saya percaya kepada 23 duta yang hari ini dikukuhkan. Jadilah agen perubahan dan bangun kesadaran kolektif di tengah masyarakat,” kata Herry.
Pengukuhan dilakukan melalui pemasangan selempang oleh Kapolda kepada 23 orang yang terdiri atas lima Duta Antinarkoba Nasional dan 18 Duta Antinarkoba Lokal.
Baca Juga
Polda Riau Bongkar Penyalahgunaan Solar Subsidi 21.000 Liter
Perwakilan Duta Antinarkoba Nasional, Okan Cornelius menyebutkan, generasi muda berperan sangat penting dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Kegiatan juga diisi penampilan seni budaya, pembacaan puisi, serta teatrikal dari Riau Creative Hub.
Selain itu, dilakukan penandatanganan prasasti Kampung Tangguh Antinarkoba oleh Kapolda Riau bersama Direktur Reserse Narkoba Polda Riau dan perwakilan Desa Panipahan yang diwakili Bupati Rokan Hilir.
Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat, termasuk perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, Pangdam I/Bukit Barisan, Kajati Riau, Kepala BNN Provinsi Riau, Bea Cukai Riau, Kemenkumham Riau, Ketua LAM Riau Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, Ketua Granat Riau Freddy Simanjuntak, Bupati Rokan Hilir Bistamam, serta tokoh agama dan masyarakat Desa Panipahan.

