IHSG Ditutup Terbang 1,05%, Tujuh Saham Catatkan ARA Dipimpin SMKL
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (22/1/2025), melonjak sebanyak 75,31 poin (1,05%) menjadi 7.257. Pergerakan IHSG dalam rentang 7.181-7.267 dengan nilai transaksi Rp 10,42 triliun.
Kenaikan pesat tersebut didorong penguatan mayoritas sektor saham, seperti sektor infrastruktur 2,16%, sektor teknologi 2,54%, sektor consumer primer 1,21%, sektor consumer non primer 1,53%, sektor industry 0,71%, dan sektor material dasar 0,68%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor property, kesehatan, dan transportasi.
Di tengah lompatan IHSG hari ini, tujuh saham ini torehkan lompatan harga hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) naik 34,88% menjadi Rp 232, PT Mulia Boga Raja Tbk (KEJU), PT Link Net Tbk (LINK) naik 24,92% menjadi Rp 1.855, PT Remala Abadi Tbk (DATA) naik 24,84% menjadi Rp 1.910.
Baca Juga
Terbang 415,21%, Market Cap Raharja Energi (RATU) Pepet Induknya Rukun Raharja (RAJA)
Penguatan hingga ARA juga melanda saham PT Voksel Electric Tbk (VOKS) naik 24,27% menjadi Rp 256, PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 24,56% menjadi Rp 426, dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 19,89% menjadi Rp 21.250.
Kondisi berbeda dicatatkan beberapa saham berikut dengan penurunan paling dalma hari ini, yaitu saham PT Jembo Cable Company Tbk (JECC), PT Trust Finance Indonesia TbK (TRUS), PT Perma Plasindo Tbk (BINO), PT Steady Safe TbK (SAFE), dan PT Utama Radar Cahaya Tbk (RCCC).
Kemarin, IHSG ditutup menguat 11,08 poin (0,15%) menjadi 7.181,82. Kenaikan terdorong penguatan seluruh saham BUMN, khususnya bank pelat merah. Pemodala sing juga lagi-lagi memborong (net buy) saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) bernilai Rp 183,22 miliar, meski net sell saham senilai Rp 383,17 miliar melanda BEI sepanjang hari tersebut.
Penguatan indeks didukung kenaikan saham sektor keuangan 0,79%, sektor sektor energi 0,39%, sektor consumer non primer 0,59%, sektor kesehatan 0,68%, dan sektor transportasi 0,14%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor property, industry, consumer primer, dan teknologi.
Baca Juga
Adapun tujuh saham catatkan lompatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Perma Plasindo Tbk (BINO) naik 34,35% menjadi Rp 176, PT Remala Abadi TbK (DATA) kembali melesat 24,99% menjadi Rp 1.530, dan saham PT Yulie Sekuritas Indonesia Tbk (YULE) sebanyak 24,81% menjadi Rp 3.370.
ARA juga melanda PT Green Power Group Tbk (LABA) naik 24,79% menjadi Rp 302, PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) naik 24,85% menjadi Rp 1.030, PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) naik 24,37% menjadi Rp 740, dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) melesat 19,97% menjadi Rp 17.725.
Grafik IHSG 5 Hari Terakhir

