IHSG Ditutup Rebound 0,92%, Tujuh Saham Dipimpin PIPA Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id –Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (10/9/2025), ditutup menguat 70,41 poin (0,92%) menjadi 7.699,01. Rentang pergerakan 7.628-7.726 dengan nilai transaksi Rp 13,89 triliun.
Penguatan indeks ini didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti keuangan 1,33%, sektor konsumer primer 1,08%, sektor infrastruktur 1%, sektor properti 1%, sektor industri 0,70%, dan sektor konsumer non primer 0,26%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi, material dasar, dan sektor transportasi.
Baca Juga
BRI Danareksa Sekuritas: Purbaya Hadirkan Perspektif Baru atas Tantangan Ekonomi Indonesia
Beberapa saham berikut catatkan lompatan harga sampai auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) menguat 35% menjadi Rp 216, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) naik 24,90% menjadi Rp 3.010, dan PT Sumer Energi Andalan Tbk (ITMA) naik 24,66% menjadi Rp 1.365.
ARA juga melanda saham PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) naik 24,62% menjadi Rp 496, PT Voksel Electric Tbk (VOKS) naik 25% menjadi Rp 300, PT Pakuan Tbk (UANG) naik 25% menjadi Rp 1.325, dan PT Lion Metal Works Tbk (LION) naik 24,55% menjadi Rp 685.
Sebaliknya penurunan melanda saham KDTN melemah 14,65% menjadi Rp 14,65%, DSNG turun 10,99% menjadi Rp 1.660, AMIN turun 10,22% menjadi Rp 246, ABDA turun 10% menjadi Rp 3.060, dan LIFE melemah 9,90% menjadi Rp 13.875.
Baca Juga
Berpeluang Masuk MSCI, Intip Prospek Saham Mayapada Hospital (SRAJ) Berikut
Kemarin, IHSG ditutup anjlok 138 poin (1,78%) menjadi 7.628 diikuti dengan investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 4,54 triliun. Net sell terbanyak melanda saham BBCA Rp 2,10 triliun, BMRI Rp 1,37 triliun, dan BBRI Rp 468,65 miliar.
Penurunan dipicu kejatuhan mayoritas sektor saham, yaitu saham sektor teknologi 1,86%, sektor keuangan 1,73%, sektor infrastruktur 1,36%, sektor energi 1,25%, sektor properti 0,94%, sektor material dasar 0,24%, dan sektor konsumer non primer 0,29%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor konsumer primer, industri, transportasi, dan kesehatan.
Meski IHSG terjungkal, sejumlah saham catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham DOSS naik 34,78% menjadi Rp 186, KDTN naik 34,19% menjadi Rp 157, dan NRCA naik 25% menjadi Rp 950. Penguatan hingga ARA juga melanda saham LION naik 25% menjadi Rp 550 dan UANG menguat 24,71% menjadi Rp 1.060, AMIN naik 24,55% menjadi Rp 274, dan POLU naik 19,81% menjadi Rp 12.400.

