BEI Buka Suspend Saham SONA, DAAZ, dan KARW, Dua Saham Langsung Masuk FCA
JAKARTA, investortrust.id– Burs Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA), PT Daaz Bara Lesatri Tbk (DAAZ), dan PT Meratus Jasa Prima Tbk (KARW) mulai sesi I perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (25/11/2024).
Meski demikian, saham DAAZ dan SONA langsung masuk papan pemantauan khusus dengan mekanisme perdagangan full call auction (FCA). Sebab, kedua saham ini mengalami penghentian sementara lebih dari satu hari.
Baca Juga
Sebelumnya, BEI Menghentikan sementara ketiga saham tersebut dipicu atas lompatan harga dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan data, saham SONA telah melesat sebanyak 1.186,62% sepanjang year to date (ytd).
Begitu juga dengan saham DAAZ telah melesat dari harga listing perdana Rp 880 menjadi Rp 4.150 atau menguat sebanyak 371,59% dalam tujuh hari transaksi. DAAZ tercatat sebagai saham pendatang baru dengan torehkan penguatan harga paling pesat tahun ini.
DAAZ sebelumnya telah menuntaskan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) dengan melepas sebanyak 300 juta saham atau setara dengan 15,02% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Saham tersebut dilepas dengan harga Rp 880 per saham, sehingga total dana yang diraup mencapai Rp 264 miliar.
Baca Juga
Stop Diskriminasi, Keterbukaan Keuangan Yayasan Pintu Masuk Negara Beri Subsidi Pendidikan
DAAZ merupakan emiten perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan komoditas tambang, jasa angkutan laut, dan jasa pertambangan yang dicatatkan di papan utama BEI. Perseroan bersama dengan anak usahanya disebut didukung rantai pasokan yang terintegrasi dalam industri mineral, sehingga dapat meningkatkan efektivitias dan efisiensi bagi perseroan.
Terkait kinerja keuangan, hingga April 2024, perseroan menorehkan pendapatan sebanyak Rp 2,58 triliun dengan raihan laba bersih Rp 84,93 miliar, dibandingkan dengan April 2023 dengan torehan pendapatan Rp 2,49 triliun dan laba periode berjalan Rp 98,02 miliar.
Sedangkan, saham KARW telah melesat lebih dari 12.939% ytd. Saham ini melesat setelah diakuisisi pengendali baru Meratus.
Grafik Saham KARW, SONA, dan DAAZ

