Kinerja 4 Jenis Reksa Dana Kompak Menguat, Saham Catat Return 1,68% Sepekan
JAKARTA, investortrust.id – Seluruh jenis reksa dana mampu mencatatkan kinerja positif mingguan pada pekan lalu, periode 14-18 Oktober 2024.
Berdasarkan data Infovesta yang dilansir Senin, (21/10/2024), sejumlah reksa dana yang mencatatkan positive return terbesar yaitu reksa dana saham sebesar 1,68%, disusul reksa dana campuran 0,81%, serta reksa dana pasar uang 0,11%. Sementara itu, reksa dana pendapatan tetap terpantau naik sebesar 0,09%.
Tim Infovesta menyampaikan, kinerja reksa dana dalam sepekan terakhir dipengaruhi oleh sentimen dalam negeri, seperti Bank Indonesia yang memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga acuan pada level 6%.
Baca Juga
Ini Dia 5 Reksa Dana Saham dengan Return Tertinggi Oktober 2024
Kemudian, neraca perdagangan Indonesia masih mencatat surplus sebesar US$ 3,26 miliar yang didorong oleh bertumbuhnya ekspor sebesar 6,44% dengan kenaikan ekspor non-migas sebesar 8,13%, di tengah peningkatan ekspor ke Amerika Serikat (20,85%), Jepang (14,78), China (3,53%), ASEAN (12,15%) dan Uni Eropa (16,96%). Dari China, pertumbuhan ekonomi tumbuh 4,6% YoY pada Q3-2024.
“Hal ini menandai tingkat pertumbuhan tahunan paling lambat sejak Q1-2023, di tengah pelemahan properti yang terus -menerus, permintaan domestik yang goyah, risiko deflasi, dan ketegangan perdagangan dengan Barat,” tulis tim riset Infovesta dalam risetnya, Senin (21/10/2024).
Dari sentimen luar negeri, pertumbuhan ekonomi China tumbuh 4,6% YoY pada Q3-2024 dan penjualan ritel China naik 3,23% YoY, yang mana menandai pertumbuhan terkuat aktivitas ritel sejak Mei 2024 yang didorong oleh peningkatan penjualan biji-bijian, minyak & makanan, perawatan pribadi, olahraga dan hiburan dan peralatan rumah tangga & peralatan audio-visual.
Dari AS, penjualan ritel meningkat 0,40% MoM dan mengalahkan ekspektasi pasar sebesar 0,30% MoM. Penjualan di pengecer toserba (toko serba ada) mencatat peningkatan terbesar, diikuti oleh pakaian, toko kesehatan & perawatan pribadi, dan toko makanan & minuman.
Baca Juga
Gelontorkan Rp 15,5 Triliun, Aset Raksasa Investasi BlackRock Perbesar Kepemilikan Bitcoin
Sejalan dengan reksa dana konvensional, semua jenis reksa dana berbasis syariah juga tampak menguat pada pekan lalu, tergambar dari indeks reksa dana syariah Infovesta, dipimpin oleh reksa dana saham syariah yang naik 1,54%.
Kemudian reksa dana saham campuran syariah menguat sebesar 0,60%, disusul reksa dana syariah berbasis pendapatan tetap yang naik 0,17% serta reksa dana pasar uang syariah yang memberikan imbal hasil sebesar 0,10%.
Untuk pekan ini Infovesta merekomendasikan investor dapat melakukan aksi buy pada saham big-cap dengan valuasi undervalued.
Sedangkan pada obligasi, saat ini masih menjadi waktu yang tepat untuk mengoleksi SUN khususnya seri-seri yang baru diterbitkan pemerintah. “Investor dapat mengurangi porsi tenor jangka pendek dan menambah porsi tenor menengah hingga panjang,” terang Tim Infovesta.

