Kinerja 4 Jenis Reksa Dana Kompak Menguat, Campuran Cuan Paling Tinggi Sepekan
JAKARTA, investortrust.id – Kinerja 4 jenis reksa dana mampu mencatatkan kinerja positif mingguan pada pekan lalu, periode 23 – 27 September 2024.
Berdasarkan data Infovesta yang dilansir Senin, (30/9/2024), jenis reksa dana yang mencatatkan positive return terbesar yakni reksa dana campuran sebesar 0,40%, disusul reksa dana pasar uang 0,09%, reksa dana saham 0,04%, dan reksa dana pendapatan tetap naik tipis sebesar 0,004%.
Tim Infovesta menyampaikan, kenaikan kinerja 4 jenis reksa dana konvensional berbanding terbalik dengan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak bearish sebesar -0,60% ke level 7.696,92, dipicu oleh aksi jual saham big banks yang melemah.
Baca Juga
‘’Kemudian, investor asing melakukan aksi jual bersih sebanyak Rp3,37 triliun dalam sepekan lalu,’’ urai Tim Infovesta.
Meski begitu sejatinya, pelaku pasar masih boleh berharap potensi penguatan pasar ke depan mengingat adanya sentimen positif skala domestik dan regional. Salah satunya posisi uang beredar M2 tercatat sebesar Rp 8.973 triliun atau tumbuh 7,3% YoY.
Pertumbuhan uang beredear menunjukan potensi masuknya tambahan likuditas ke pasar finansial. Sementara dari skala regional, bank sentral China, PBoC memutuskan memangkas suku bunga pinjaman kebijakan 1-tahun atau fasilitas pinjaman jangka menengah (MLF) sebesar 30 bps menjadi 2,0% dari 2,3%.
Sedangkan dari Amerika Serikat (AS), laju pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2024 berada di angka 3%, alias lebih tinggi dari kuartal sebelumnya di angka 1,6%. Di akhir pekan lalu, inflasi PCE AS juga turun ke level 2,2% YoY (konsensus 2,3% YoY).
Baca Juga
Gandeng Manulife Aset, Bank Mega Syariah Tawarkan Enam Produk Reksa Dana Syariah
Sejalan dengan reksa dana konvensional, semua jenis reksa dana berbasis syariah juga tampak menguat pada pekan lalu, tergambar dari indeks reksa dana syariah Infovesta, dipimpin oleh rekda dana syariah campuran yang naik 0,50%.
Kemudian reksa dana saham saham syariah sebesar 0,40%, disusul reksa dana syariah pasar uang yang naik 0,09% serta reksa dana berbasis pendapatan tetap syariah yang memberikan imbal hasil sebesar 0,07%,
Untuk perdagangan ke depan, Infovesta merekomendasikan pelaku pasar untuk buy pada saham big-cap dengan valuasi undervalued. Sedangkan pada obligasi, saat ini masih menjadi waktu yang tepat untuk mengkoleksi SUN khususnya seri-seri yang baru diterbitkan pemerintah.
‘’Investor dapat mengurangi porsi tenor jangka pendek dan menambah porsi tenor menengah hingga panjang,’’ bebernya.

