Kinerja Reksa Dana Mayoritas Menguat, Jenis Saham Catat Return 0,45% Sepekan
JAKARTA, investortrust.id – Mayoritas indeks reksa dana terpantau mencatatkan kinerja positif mingguan pada pekan lalu, periode 6-11 Oktober 2024.
Berdasarkan data yang dilansir Infovesta Senin, (14/10/2024), reksa dana saham unggul dibanding jenis reksa dana lain dengan capaian return sebesar 0,45%, disusul reksa dana campuran 0,25%, serta reksa dana pasar uang 0,10%. Sementara itu, reksa dana pendapatan tetap terpantau turun tipis sebesar 0,001%.
Tim Infovesta menyampaikan, kinerja reksa dana dalam sepekan terakhir dipengaruhi oleh sentimen dalam negeri, seperti cadangan devisa Indonesia pada bulan September 2024 menjadi US$ 149,9 miliar. Angka ini masih mendekati rekor tertingginya sebesar US$ 150,2 miliar pada bulan Agustus 2024.
Baca Juga
BNI AM Gandeng Bank BTPN, Perluas Jaringan Pemasaran Reksa Dana Indeks
Kemudian, Bank Indonesia menilai tingkat aset cadangan devisa saat ini memadai untuk mendukung ketahanan sektor eksternal sekaligus menopang stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.
“Aset cadangan tersebut terus mendukung prospek ekspor yang positif, seiring dengan surplus neraca modal dan finansial yang terjaga, serta imbal hasil investasi yang menarik menjelang pemerintahan baru,” tulis tim riset Infovesta dalam risetnya, Senin (14/10/2024).
Dari sentimen luar negeri, cadangan devisa China naik sebesar US$ 28,1 miliar menjadi US$ 3,32 triliun, sehingga pertumbuhan ini mengkonsolidasikan posisi Bank Sentral China (PBoC) sebagai pemilik cadangan devisa terbesar.
Sementara itu dari Amerika Serikat (AS), terdapat rilis tingkat inflasi tahunan yang berada di level 2,4% secara tahunan (yoy) atau di atas dari konsensus 2,3% yoy, namun di bawah bulan sebelumnya 2,5% yoy.
Sejalan dengan reksa dana konvensional, semua jenis reksa dana berbasis syariah juga tampak menguat pada pekan lalu, tergambar dari indeks reksa dana syariah Infovesta, dipimpin oleh reksa dana saham syariah yang naik 0,27%.
Baca Juga
Ini Dia 5 Reksa Dana dengan Return Tertinggi Bulanan, Produk Panin AM Juara 1
Kemudian reksa dana saham pasar uang syariah menguat sebesar 0,10%, disusul reksa dana syariah jenis campuran yang naik 0,04% serta reksa dana berbasis pendapatan tetap syariah yang memberikan imbal hasil sebesar 0,02%.
Untuk pekan ini Infovesta merekomendasikan investor dapat melakukan aksi buy pada saham big-cap dengan valuasi undervalued.
Sedangkan pada obligasi, saat ini masih menjadi waktu yang tepat untuk mengoleksi SUN khususnya seri-seri yang baru diterbitkan pemerintah. “Investor dapat mengurangi porsi tenor jangka pendek dan menambah porsi tenor menengah hingga panjang,” terang Tim Infovesta.

