Harga Emas Menguat Dipicu Kondisi Geopolitik Timur Tengah
JAKARTA, investortrust.id - Harga emas dunia menguat di tengah ketegangan geopolitik, ekspektasi pemotongan tingkat suku bunga oleh The Fed, serta ketidakpastian seputar pemilihan umum Amerika Serikat (AS).
Mengutip Bloomberg.com Rabu, (16/10/2024) pukul 12.02 WIB harga emas di pasar spot terpantau naik 3,88 poin (0,15%) ke posisi US$ 2.666,46 per troy ons.
Berdasarkan riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange (ICDX) Rabu (16/10/2024), di sisi ketegangan geopolitik, Presiden AS Joe Biden telah memperingatkan Israel bahwa mereka akan menghadapi kemungkinan hukuman, termasuk kemungkinan penghentian transfer senjata AS jika mereka tidak segera mengambil tindakan untuk mengizinkan lebih banyak bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza.
Baca Juga
Selain itu, riset tersebut menyebut dalam berita yang beredar israel telah mengintensifkan upaya-upaya ranjau dan benteng pertahanan di sepanjang zona demiliterisasi Dataran Tinggi Golan yang berbatasan dengan Suriah, yang mengisyaratkan adanya potensi perluasan front militer melawan Hizbullah.
“Meskipun Israel menolak berkomentar mengenai operasi-operasi tertentu, namun menegaskan bahwa mereka terus memerangi Hizbullah untuk memastikan keamanan penduduk Israel utara,” tulis riset tersebut.
Di sisi lain, Presiden The Fed San Francisco Mary Daly mengatakan pada hari Selasa (15/10/2024) bahwa bank sentral AS telah membuat kemajuan yang signifikan dalam menekan inflasi dan melihat satu atau dua penurunan suku bunga lagi tahun ini jika prakiraan ekonomi terpenuhi.
Sementara Presiden The Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan bahwa ia tidak melihat tanda-tanda yang kuat dari potensi resesi yang membayangi karena ekonomi AS terus berkinerja baik dan bahwa inflasi kembali ke 2%.
Baca Juga
Beberapa pejabat Federal Reserve, mengindikasikan bahwa penurunan suku bunga lebih lanjut diantisipasi jika data ekonomi sesuai dengan ekspektasi.
“Fokus pasar selanjutnya menunggu menunggu data penjualan ritel, produksi industri, dan klaim pengangguran AS untuk mendapatkan gambaran mengenai penurunan suku bunga Federal Reserve di masa depan,” ulasnya.
Saat ini harga emas menurun dengan support beralih ke area US$ 2.630 dan resistance terdekat berada di area US$ 2.685. Sementara support terjauhnya berada di area US$ 2.580 - US$ 2.540, sedangkan untuk resistance terjauhnya berada di area US$ 2.720 - US$ 2.755.

