IHSG Sesi I Naik Tipis, Giliran Saham DNAR Cetak ARA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Rabu (16/10/2024), ditutup naik tipis 0,11 poin menjadi 7.627. Pergerakannya dalam rentang 7.616-7.658 dengan nilai transaksi Rp 4 triliun.
Penguatan indeks didukung kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor teknologi 0,89%, sektor infrastruktur 0,81%, sektor industry 0,23%, sektor kesehatan 0,16%, dan sektor transportasi 0,30%. Sebaliknya penurunan landa saham sektor keuangan, consumer primer, consumer non primer, material dasar, dan energi.
Baca Juga
GOTO Diprediksi Capai Breakeven EBITDA Disesuaikan, Sahamnya bisa ke Level Ini
Meski IHSG naik tipis, saham PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) berhasil melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 34,78% menjadi Rp 124. Saham PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK) naik 21,74% menjadi Rp 84, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) kembali melesat 18,41% menjadi Rp 10.775, PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI) naik 13,95% menjadi Rp 98, dan PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) naik 11,11% menjadi Rp 700.
Sebaliknya penurunan harga paling dalam melansa saham berikut, yaitu saham PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE), PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), PT Bumi Citra Permai Tbk (BCIP), PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI), dan PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF).
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 67,29 poin (0,89%) menjadi 7.626,95. Pemodal asing akhirnya merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 339,78 miliar terbanyak melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 119,37 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 87,19 miliar, dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp 76,48 miliar.
Baca Juga
Gambarkan Keberlanjutan, 16 Menteri dan 9 Wamen Jokowi Masuk Kabinet Prabowo
Secara sectoral, penguatan paling pesat disumbangkan saham consumer non primer 1,38%, sektor teknologi 1,13%, sektor kesehatan 1,23%, sektor keuangan 0,64%, sektor consumer preimer 0,67%, dan sektor material dasar 0,83%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi, property, dan sektor infrastruktur.
Saat IHSG melesat, sejumlah saham ini torehkan kenaikan harga yang mengesankan, seperti saham PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) naik 29,41% menjadi Rp 66, PT Bumi Citra Permai Tbk (BCIP) sebanyak 22% menjadi Rp 61, PT Multipolar Tbk (MLPL) naik 21,18% menjadi Rp 103, PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN) sebanyak 16,94% menjadi Rp 580, dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) naik 13,75% menjadi Rp 9.100.
Grafik IHSG

