Harga Emas Antam Naik karena Trump, The Fed, dan Geopolitik Timur Tengah Bikin Pasar Panas
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Harga emas Antam hari ini Kamis (17/7/2025) yang dipantau dari laman Logam Mulia mencapai Rp 1,919 juta atau naik Rp 11.000 dari Rabu (16/7/2025) Rp 1,908 juta per gram menyusul laporan bahwa Presiden AS Donald Trump berencana memecat Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell.
Adapun rekor tertinggi harga emas Antam (ANTM) sepanjang masa (all time high/ATH) sebelumnya berada di level Rp 2,016 juta per gram yang dicetak pada 22 April 2025.
Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 1,763 juta atau naik Rp 11.000 dari sebelumnya Rp 1,752 juta.
Pergerakan harga emas Antam di tengah harga emas global yang melonjak pada Rabu (16/7/2025). Harga emas di pasar spot naik 0,9% menjadi US$ 3.352,49 per ons setelah menguat sebanyak 1,5% pada sesi sebelumnya. Sementara harga emas berjangka AS naik 0,7% pada US$ 3.360,80.
The New York Times mengatakan Presiden Trump menyusun surat pemecatan Powell dan telah menunjukkannya kepada anggota Partai Republik di DPR dalam pertemuan di Ruang Oval Selasa (15/7/2025).
Baca Juga
ETF Emas Siap Melantai di BEI Kuartal IV 2025, Tunggu Regulasi OJK Terbit
Di Gedung Putih pada Rabu, Trump mengatakan tidak berencana memecat Powell, tetapi menolak mengesampingkan kemungkinan apa pun, mengutip penyelidikan kelebihan biaya proyek renovasi kantor pusat The Fed senilai US$ 2,5 miliar.
Harga emas juga turut terdongkrak oleh serangan udara Israel di Damaskus, Suriah, yang merusak Kementerian Pertahanan dan menghantam dekat istana presiden. Serangan tersebut menambah kekhawatiran geopolitik dan mendorong pembelian emas sebagai aset safe haven.
Dalam urusan perdagangan, Komisi Eropa bersiap menargetkan barang-barang AS senilai US$ 84 miliar untuk dikenakan tarif jika perundingan dagang dengan Washington gagal setelah Trump pekan lalu mengancam mengenakan tarif 30% atas impor dari Uni Eropa. Komisi Eropa merupakan badan eksekutif Uni Eropa.
Harga emas diperkirakan akan diperdagangkan antara US$ 3.250 dan US$ 3.476 dalam waktu dekat.
Baca Juga
Harga Emas Antam Turun Rp 10.000 karena Penguatan Dolar hingga Data Ekonomi AS
Dukungan lebih lanjut terhadap emas adalah data harga produsen AS Juni tidak berubah setelah kenaikan 0,3% pada Mei. Sementara data Selasa menunjukkan harga konsumen Juni naik 0,3% dari 0,1% pada Mei, yang ditafsirkan sebagai pertanda bahwa Federal Reserve mungkin akan terus berhati-hati sebelum memangkas suku bunga.
Emas tumbuh subur selama masa yang tidak menentu, dan lingkungan suku bunga rendah.
Berikut harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1.009.500
- Emas 1 gram: Rp 1.919.000
- Emas 2 gram: Rp 3.778.000
- Emas 3 gram: Rp 5.642.000
- Emas 5 gram: Rp 9.370.000
- Emas 10 gram: Rp 18.685.000
- Emas 25 gram: Rp 46.587.000
- Emas 50 gram: Rp 93.095.000
- Emas 100 gram: Rp 186.112.000
- Emas 250 gram: Rp 462.265.000
- Emas 500 gram: Rp 929.820.000
- Emas 1.000 gram: Rp 1.859.600.000

