Begini Prospek Saham XL (EXCL) Usai Lambungkan Kinerja dan Jelang Akuisisi FREN
JAKARTA, investortrust.id – PT XL Axiata Tbk (EXCL) menunjukkan performa operasional yang kuat sepanjang semester I-2024. Pertumbuhan kuat tersebut diharapkan menjadi katalis terhadap pergerakan harga saham emiten telkomunikasi ini.
Penguatan operasional yang stabil juga berimbas terhadap keberhasilan EXCL mencetak pertumbuhan laba bersih sebanyak 57,5% dari Rp 650 miliar ke level tertinggi dalam 10 tahun terakhir Rp 1,02 triliun. EBTIDA margin juga meningkat dari 48,5% menjadi 52,5%.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset terakhir yang diterbitkan kemarin menyebutkan bahwa realisasi laba tersebut sudah setara dengan 48,8% dari target tahun ini. Raihan tersebut juga merefleksikan 56,5% dari consensus analis.
Baca Juga
XL (EXCL) Ungkap Torehan Laba Tertinggi dalam 10 Tahun Terakhir, Tapi Sahamnya?
“Raihan laba bersih EXCL semester I-2024 sudah sesuai dengan harapan kami, bahkan raihan tersebut sudah melampaui consensus analis. Kami berharap EXCL bisa menciptakan tambahan pertumbuhan pada paruh kedua tahun ini, sehingga target tahun ini terealisasi,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Wiliastita Muthia Sofi dan Niko Margaronis dalam riset terakhirnya.
Estimasi Kinerja Keuangan EXCL
Kuatnya pertumbuhan kinerja operasional dan keuangan, ungkap BRI Danareksa Sekuritas, didukung keberhasilan manajemen EXCL untuk mengerek ARPU yang berimbas terhadap peningkatan pendapatan sejalan dengan peningkatan sektor telekomunikasi. Tren pertumbuhan ini diharapkan berlanjut, seiring dengan terkendalinya tingkat persaingan industry dan terbuka potensi kenaikan ARPU lebih lanjut.
Terkait alokasi belanja modal yang lebih besar di luar pulau Jawa, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan, berhasil menciptakan pertumbuhan baru bagi perseoran. EXCL mencatatkan pertumbuhan ARPU di wilayah dengan pangsa pasar masih rendah dan menggambarkan efektivitas investasi di luar Jawa.
Baca Juga
XL Axiata (EXCL) Minat Pakai 'BTS Terbang' Milik Mitratel (MTEL), Asalkan…
Berbagai factor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham EXCL dengan target harga Rp 3.300. Target ini mengimplikasikan perkriaan EV/EBITDA 4,9 kali.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan pergerakan harga saham EXCL juga tengah menunggu sentiment aksi korporasi akuisisi pelanggan ritel Link Net (LINK) dan rencana merger dengan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN).
“Kami menilai bahwa dua aksi korporasi tersebut bisa menjadi sentiment positif terhadap harga saham EXCL ke depan,” terangnya.
Grafik Saham EXCL

