Ada Crossing Saham EXCL Rp 7,60 triliun, Merger EXCL-FREN Tuntas
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing merealisasikan transaksi penjualan senilai Rp 7,60 triliun saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) melalui pasar negosiasi sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (16/4/2025).
Transaksi tersebut difasilitasi broker jual dan beli Trimegah Sekuritas dengan melepas sebanyak 940,41 juta. Saham dilepas dengan harga pelaksanaan Rp 2.350 per saham. Kemudian, penjualan sebanyak 1,19 miliar saham EXCL dengan harga Rp 3.189 difaslitasi broker Semesta Indovest Sekuritas dengan broker beli Trimegah Sekuritas.
Manajemen sebelumnya menyebutkan bahwa penggabungan usaha atau merger PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), dan PT Smart Telecom akan resmi efektif per 16 April 2025. Emiten hasil merger akan berganti nama menjadi PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) atau XLSmart.
Baca Juga
EXCL Layak Jadi Pilihan di Tengah Pasar Saham Berfluktuasi, Berikut Pertimbangannya
Merger tersebut menjadikan daftar pemegang saham EXCL berubah, yaitu Axiata Investment memegang 34,8% saham EXCL dari sebelumnya dengan kepemilikan sebanyak 66,53% saham. Sedangkan Sinarmas melalui PT Bali Media Telekomunikasi menggenggam sebanyak 24,6% saham EXCL.
Pemegang saham EXCL lainnya terdiri atas PT Global Nusa Data sebanyak 4,7% saham, PT Wahana Inti Nusantara sebanyak 2,9% saham, PT Gerbangmas Tunggal Sejahtera sebanyak 2,6% serta sisanya dikuasai public 30,4% saham EXCL.
Sebelumnya, Analis Sucor Sekuritas Paulus Jimmy mengatakan, aksi korporasi ini akan membuat entitas hasil merger mendapatkan keuntungan dari sinergi pra-pajak tahunan senilai US$300-400 juta setara dengan Rp4,92 triliun-Rp6,46 triliun (kurs US$1 = Rp16.400). Keuntungan sinergi ini berasal dari belanja modal, belanja operasional, dan sewa. Semua proses integrasi diharapkan akan memakan waktu kurang dari 2 tahun, mirip dengan merger PT Indosat Tbk. (ISAT) dan PT Hutchison 3 Indonesia pada tahun 2022 lalu.
Baca Juga
Ini Nama Calon Petinggi di Entitas Hasil Merger EXCL dan FREN, XLSmart
"Kami juga memperkirakan biaya integrasi satu kali yang mungkin timbul pada semester pertama tahun 2025 akan mengimbangi sinergi jangka pendek selama proses merger," ujar Paulus.
Dia menekankan bahwa merger EXCL dan FREN akan mendorong entitas baru pasca merger meraup keuntungan jangka panjang. Keuntungan pertama adalah entitas baru ini akan memiliki 94 juta pelanggan, dengan pendapatan gabungan sebesar U$2,8 miliar dan EBITDA sebesar US$1,4 miliar pasca merger "Dan total spektrum telekomunikasi sebesar 152 MHZ," ujar Jimmy.
Kedua, XLSmart akan berhemat dengan menonaktifkan antara 20-30% dari 67 ribu menara yang tumpang tindih. "Baik untuk efisiensi maupun penempatan ulang guna meningkatkan cakupan secara nasional," ujarnya.

