XL-FREN Resmi Menjadi XLSmart (EXCL) hingga Saham FREN Delisting Besok
JAKARTA, investortrust.id – Merger PT XL Axiata Tbk (EXCL) dengan PT Smatfren Telecom Tbk (FREN) menjadi PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) resmi dituntaskan Rabu (16/42025). Sedangkan saham FREN resmi dihapuskan dari papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Penuntasan transaksi merger tersebut ditandai dengan pengalihan sebanyak 31,45% saham EXCL oleh Group Berhard (AGB) melalui Axiata Investments Sdn Bhd kepada PT Bali Media Telekomunikasi yang dikendalikan Sinarmas. Dengan pengalihan tersebut, pengendali saham EXCL terdiri atas Axiata Investments menguasai 34,80% saham EXCL.
Pengendali lainnya Sinarmas melalui Bali Media Telekomunikasi (BMT) (24,64%) bersama dengan PT Global Nusa Data (GND), PT Wahana Inti Nusantara (WIN), dan PT Gerbangmas Tunggal Sejahtera (2,6%) menggenggam sebanyak 34,8% saham EXCL.
Baca Juga
EXCL Layak Jadi Pilihan di Tengah Pasar Saham Berfluktuasi, Berikut Pertimbangannya
“Setelah transaksi penyetaraan terjadi, tidak terdapat perubahan pengendalian lebih lanjut. WIN, GND, dan BMT di satu pihak, bersama-sama dengan AGB (melalui Axiata Investments) menjadi pengendali bersama dari XLSmart,” tulis penjelasan resmi manajemen EXCL.
Penggabungan tersebut juga menjadikan total saham EXCL bertambah dari semula sebanyak 13,12 miliar menjadi 18,19 miliar saham. Terjadi penambahan sebanyak 5,07 miliar saham EXCL sebagai konversi saham FREN.
Usai penggabungan tersebut, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa saham FREN akan dihapuskan dari papan perdagangan saham BEI mulai Kamis (17/4/2025). Penghapusan tersebut bagian dari syarat penggabungan dua emiten telekomunikasi tersebut.
Sebelumnya, Analis Sucor Sekuritas Paulus Jimmy mengatakan, aksi korporasi ini akan membuat entitas hasil merger mendapatkan keuntungan dari sinergi pra-pajak tahunan senilai US$300-400 juta setara dengan Rp4,92 triliun-Rp6,46 triliun (kurs US$1 = Rp16.400). Keuntungan sinergi ini berasal dari belanja modal, belanja operasional, dan sewa. Semua proses integrasi diharapkan akan memakan waktu kurang dari 2 tahun, mirip dengan merger PT Indosat Tbk. (ISAT) dan PT Hutchison 3 Indonesia pada tahun 2022 lalu.
Baca Juga
Pasca-Merger, Pelanggan XL Axiata (EXCL) dan Smartfren (FREN) Tidak Perlu Registrasi Ulang
"Kami juga memperkirakan biaya integrasi satu kali yang mungkin timbul pada semester pertama tahun 2025 akan mengimbangi sinergi jangka pendek selama proses merger," ujar Paulus.
Dia menekankan bahwa merger EXCL dan FREN akan mendorong entitas baru pasca merger meraup keuntungan jangka panjang. Keuntungan pertama adalah entitas baru ini akan memiliki 94 juta pelanggan, dengan pendapatan gabungan sebesar U$2,8 miliar dan EBITDA sebesar US$1,4 miliar pasca merger "Dan total spektrum telekomunikasi sebesar 152 MHZ," ujar Jimmy.
Kedua, XLSmart akan berhemat dengan menonaktifkan antara 20-30% dari 67 ribu menara yang tumpang tindih. "Baik untuk efisiensi maupun penempatan ulang guna meningkatkan cakupan secara nasional," ujarnya.

