Jelang Dewan Gubernur BI Rapat Rupiah Menguat, Bunga Diharapkan Turun
JAKARTA, investortrust.id - Menjelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) Maret, kurs rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat pada Senin pagi (17/03/2025). Penguatan ini juga didukung pelemahan indeks dolar.
Berdasarkan data Yahoo Finance, nilai tukar rupiah menguat 5 poin atau 0,03% pada pukul 09.34 WIB, ke level Rp 16.339 per dolar AS. Namun, secara year to date, mata uang Garuda masih melemah terhadap greenback 1,58%.
Ekonom Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rully Arya Wisnubroto mengatakan, rupiah pekan lalu mengalami apreasiasi, walau masih belum sepenuhnya stabil. Kurs rupiah masih berada di kisaran Rp 16.300 – 16.400 terhadap dolar AS.
"Meski demikian, karena rendahnya optimisme terhadap prospek ekonomi Indonesia tahun 2025, kami menilai BI harus memiliki keberanian untuk menurunkan suku bunga (acuan BI Rate). Saya melihat memang hal itu merupakan keputusan yang akan sangat sulit dan memiliki risiko yang tinggi bagi BI. Hal ini sangat jarang dilakukan menjelang hari raya Lebaran, seiring potensi inflasi yang tinggi akibat kenaikan harga-harga pangan," katanya dalam keterangan di Jakarta, Senin (17/03/2025).
Baca Juga
Melemah terhadap Yen
Sementara itu, rupiah tercatat melemah terhadap yen Jepang Senin pagi. Rupiah tercatat melemah 0,04 poin atau 0,04% terhadap yen ke level Rp 110 dan secara year to date melemah 7,35%.
Rupiah juga terdepresiasi terhadap hard currency yang lain euro. Rupiah tercatat melemah 3 poin atau 0, 02% terhadap mata uang sebagai besar negara Uni Eropa itu, ke level Rp 17.786 dan secara year to date melemah 6,77%.
Baca Juga
Tegas Benahi Distribusi Migas, Bahlil: Butuh Nyali Lawan Oknum-oknum

