Indeks Dolar Melemah, Rupiah Bergerak Positif Jumat
JAKARTA, investortrust.id - Sentimen indeks dolar Amerika Serikat yang tergelincir mendorong nilai tukar rupiah bergerak positif dalam pembukaan perdagangan valas di pasar spot Jumat (17/1/2025) pagi. Dilansir Yahoo Finance, kurs rupiah menguat tipis 5 poin (0,03%) ke level Rp 16.349 per dolar AS.
Penjualan ritel AS tercatat naik lebih rendah dari yang diharapkan pada bulan Desember dan klaim pengangguran awal meningkat lebih tinggi dari yang diharapkan, pada minggu kedua bulan Januari. "Hasil tersebut mengisyaratkan pandangan yang bertentangan bahwa ekonomi AS tetap tidak responsif terhadap suku bunga yang lebih tinggi oleh Federal Reserve. Di mana, hal itu sempat mendorong pasar untuk menghapus ekspektasi penurunan suku bunga tahun ini, sebelum kurangnya kejutan positif pada CPI (Indeks Harga Konsumen) AS bulan Desember memicu sedikit kelonggaran untuk US Treasury," kata Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro di Jakarta, Jumat ini.
Baca Juga
Tekanan dari Trump
Di sisi lain, kata Ekonom Bank Mandiri itu, harga impor AS melonjak ke level tertinggi dalam dua tahun. Hal ini menambah kekhawatiran bahwa penaikan tarif impor oleh Presiden AS Terpilih Donald Trump akan memperbesar tekanan inflasi.
"Sementara itu, pasar sedikit mendukung prospek bahwa The Fed akan memberikan satu penurunan suku bunga tunggal tahun ini, yang saat ini diharapkan untuk kuartal ketiga. Meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga yang lebih sedikit oleh The Fed tahun ini karena latar belakang tenaga kerja yang kuat memberi Bank Sentral AS keleluasaan untuk memprioritaskan inflasi," ujarnya.

