Dana Asing Lanjut Masuk, Simak Saham Komoditas Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id - Dana asing lanjut masuk pasar saham domestik dua hari berturut-turut mendorong indeks harga saham gabungan (IHSG) kembali terangkat. Indeks diperkirakan berpeluang menguat menguji 7.222-7.323, namun apabila terkoreksi agresif menembus 6.931, IHSG diperkirakan akan menguji 6.742-6.835. Analis merekomendasikan saham sektor terkait komoditas untuk perdagangan hari ini, yakni Alamtri Resources Indonesia (ADRO), Aneka Tambang (ANTM), Indah Kiat Pulp & Paper (INKP), dan Merdeka Copper Gold (MDKA).
"IHSG menguat 0,39% ke 7.107 Kamis, dengan penguatan IHSG sudah mencapai target minimal yang kami berikan dan tertahan resistance 7.197. Kami memperkirakan, penguatan IHSG ini merupakan bagian awal dari wave [c] dari wave B pada skenario hitam, maka masih terdapat peluang IHSG menguat menguji 7.222-7.323. Kami merekomendasikan antara lain saham ADRO, ANTM, INKP, dan MDKA, buy on weakness," kata analis teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana di Jakarta, Jumat (17/1/2025).
Baca Juga
BI Pangkas Bunga Melawan Konsensus, Apa yang Perlu Dicermati?
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia yang diolah Riset Investortrust, dana asing kembali masuk pada dua hari beruntun yakni Rabu (15/1) dan Kamis (16/1) lalu, masing-masing net buy Rp 0,59 triliun dan Rp 0,43 triliun. Sedangkan data terbaru dua hari perdagangan obligasi negara yang dirilis Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) adalah transaksi Selasa dan Rabu, dengan non-resident di pasar Surat Berharga Negara (SBN) rupiah yang dapat diperdagangkan masing-masing mencatatkan pembelian neto Rp 0,17 triliun dan penjualan neto Rp 0,61 triliun.
Sedangkan secara month to date hingga 16 Januari 2025, asing masih mencatatkan penjualan bersih saham Rp 2,93 triliun. Di pasar SBN rupiah yang dapat diperdagangkan, asing mencatatkan penjualan bersih Rp 0,14 triliun month to date hingga Rabu (15/1) lalu.
Baca Juga
Sementara itu, sentimen indeks dolar Amerika Serikat yang tergelincir mendorong nilai tukar rupiah bergerak positif dalam pembukaan perdagangan valas di pasar spot Jumat (17/1/2025) pagi. Dilansir Yahoo Finance, kurs rupiah dibuka menguat tipis 5 poin (0,03%) ke level Rp 16.349 per dolar AS.
Namun, berikutnya, mata uang Garuda tergelincir terhadap greenback pada pukul 10.10 WIB. Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah melemah 10 poin atau 0,06% ke level Rp 13.364 per dolar AS. Secara year to date, rupiah terdepresiasi 1,73%.

