Pengaduan Peserta BPJS Kesehatan Turun 57% di Semester I 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - BPJS Kesehatan mencatat, tren pengaduan peserta mengalami penurunan signifikan, dari 64.010 pengaduan pada semester I 2024 menjadi 27.242 aduan di periode yang sama tahun ini.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengungkapkan, penurunan jumlah pengaduan tersebut merupakan buah dari upaya pihaknya dalam mendorong penguatan mutu dan layanan.
“Inti dari penurunan jumlah pengaduan ini adalah karena upaya BPJS Kesehatan meliputi penguatan mutu layanan,” ujarnya, dalam Rapat Panja Jaminan Kesehatan Nasional dengan Komisi IX DPR, Rabu (24/9/2025).
Baca Juga
Di Hadapan DPR, OJK Jelaskan Skema CoB Asuransi Komersial dengan BPJS Kesehatan
Selain penguatan mutu dan layanan, lanjut Ghufron, BPJS Kesehatan juga fokus mendorong peningkatan informasi kepada peserta yang berdampak pada pemahaman peserta terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kemudian, faktor lainnya yang mendorong penurunan jumlah pengaduan berkat penguatan kerja sama dengan stakeholder dalam rangka peningkatan kualitas penyelenggaraan program JKN.
“Dan kita kerja sama, menurut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 1 Tahun 2022, harus kerja sama dengan 30 kementerian dan lembaga,” kata Ghufron.
Baca Juga
Torehkan Prestasi Dunia, BPJS Kesehatan Sebut Mengelola Narasi dan Kepercayaan Publik Tak Mudah
Sejalan dengan tren penurunan pengaduan di masyarakat, BPJS Kesehatan juga mencatat tren penyelesaian tindak lanjut pengaduan sesuai service level agreement (SLA). Lebih dari 99% pengaduan ditindaklanjuti sesuai dengan SLA.
Lalu SLA tindak lanjut pengaduan diperpendek dari yang semula lima hari kerja menjadi 3 hari kerja. “Penyesuaian SLA menjadi tiga hari kerja merupakan salah satu upaya dalam peningkatan mutu layanan dalam percepatan tindaklanjut pengaduan,” ucap Ghufron.

