Saham Teknologi Terpuruk, Bursa Eropa Terseret ke Zona Merah
Poin Penting
- Bursa Eropa melanjutkan pelemahan, Stoxx 600 turun 0,4% akibat tekanan volatilitas global.
- Saham teknologi jatuh tajam: BE Semiconductor -5,6%, ASMI -4,6%, ASML -6,3%.
- Sentimen pasar dipengaruhi laporan upaya damai Ukraina yang memicu ketidakpastian politik.
- Saham pertahanan anjlok dan imbal hasil gilt Inggris turun seiring pelemahan ritel dan sentimen konsumen.
LONDON, investortrust.id - Bursa Eropa melanjutkan aksi jual pada Jumat (21/11/2025), setelah volatilitas saham teknologi Amerika Serikat kembali merembet ke pasar lainnya.
Dilansir CNBC, indeks acuan pan-Eropa Stoxx 600 melemah 0,4%, dengan seluruh bursa besar dan sebagian besar sektor berada di zona merah.
Pasar saham global bergejolak sepanjang pekan ini, dipicu kegelisahan investor terkait valuasi saham-saham AI. Rilis kinerja Nvidia pada Rabu sempat memberikan jeda singkat dari aksi jual empat hari, namun kenaikannya cepat menguap saat perdagangan Kamis ketika saham-saham yang terdaftar di New York kembali merosot.
Baca Juga
Wall Street Rontok Akibat Aksi Jual Saham Teknologi, Dow Terjun Hampir 500 Poin
Pada Jumat, saham chip Asia terpukul keras, sementara kontrak berjangka saham AS justru menguat.
Di antara pergerakan saham Eropa, perusahaan semikonduktor Belanda BE Semiconductor ditutup anjlok 5,6%, sedangkan pembuat peralatan chip ASMI dan ASML masing-masing merosot 4,6% dan 6,3%. Indeks Stoxx Europe Technology melemah 2,3%, ke posisi terendah sejak 16 September.
Sentimen pasar Eropa juga dipengaruhi kabar mengenai peluang kesepakatan damai Ukraina, setelah laporan menyebut Washington dan Moskow diam-diam merumuskan rencana perdamaian untuk mengakhiri perang, yang berpotensi menempatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam posisi sulit.
Reuters melaporkan pada Kamis bahwa rencana damai tersebut mengharuskan Kyiv menyerahkan seluruh wilayah Donbas kepada Moskow dan mengurangi ukuran militernya.
Baca Juga
AS-Rusia Diam-diam Bikin Kesepakatan Damai, Ukraina Makin Terpojok?
Zelenskyy, yang sebelumnya dengan tegas menolak menyerahkan wilayah, menyatakan di Telegram bahwa ia menerima proposal rencana damai dari delegasi AS pada hari yang sama.
“Sejak hari pertama perang, kami memegang posisi yang sangat sederhana: Ukraina membutuhkan perdamaian. Perdamaian yang nyata… dengan syarat yang menghormati kemerdekaan, kedaulatan, dan martabat rakyat Ukraina. Saya menjabarkan prinsip-prinsip utama kami. Dan kami sepakat bahwa tim kami akan mengerjakan proposal ini untuk memastikan semuanya benar-benar tulus,” bebernya.
Saham Pertahanan Tertekan
Saham-saham pertahanan Eropa juga merosot pada Jumat, dengan indeks Stoxx Europe Aerospace and Defense turun 2,1% — hari terburuk dalam sebulan. Saham Renk Jerman ambles 8,4%, Rheinmetall jatuh 7,2%, dan Hensoldt turun 6,6%.
Sementara itu, investor global turut mencerna laporan payroll non-pertanian AS yang lama tertunda, untuk mencari petunjuk arah kebijakan moneter selanjutnya. Ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga The Fed pada Desember telah turun drastis dalam beberapa pekan terakhir. Laporan ketenagakerjaan terbaru — yang pertama sejak penutupan pemerintah AS — memberikan gambaran campuran tentang pasar tenaga kerja.
Di Inggris, biaya pinjaman pemerintah turun setelah data menunjukkan sentimen konsumen dan penjualan ritel melemah menjelang pengumuman Anggaran Musim Gugur pekan depan. Imbal hasil obligasi 10-tahun Inggris terakhir terlihat turun hampir 4 basis poin menjadi 4,552%.

