Laksana, Sinar Jaya, dan VKTR Umumkan Pengiriman Perdana Bus Listrik untuk Armada TransJakarta
UNGARAN, investortrust.id - PT Laksana Bus Manufaktur, PT Sinar Jaya Megah Langgeng, dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) mengumumkan pengiriman perdana bus listrik untuk armada PT Transportasi Jakarta (TransJakarta).
Acara yang berlangsung di fasilitas karoseri Laksana di Ungaran, Jawa Tengah, Senin (2/12/2024) ini menandai tonggak penting dalam kolaborasi strategis untuk mendukung transportasi berkelanjutan di Indonesia.
Pengiriman mencakup satu unit bus listrik dari total 20 unit yang direncanakan rampung sebelum akhir 2024. TransJakarta, sebagai operator utama, akan menggunakan armada ini melalui Sinar Jaya, yang kini resmi menjadi bagian dari operator bus listrik.
Baca Juga
Pendapatan Bersih VKTR Teknologi Mobilitas (VKTR) Tumbuh Rata-Rata 7,9% Setiap Kuartal
Menurut Direktur Utama Sinar Jaya, Teddy Kurniawan Rusly, langkah ini sejalan dengan inisiatif pemerintah dalam mengurangi emisi karbon serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat di Ibu Kota. Sinar Jaya berkomitmen menjadi bagian dari perubahan positif di sektor transportasi nasional.
“Bus listrik ini dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan dengan dampak emisi karbon yang minimal,” ujar Teddy dalam ketetrangan resmi yang diterima investortrust.id, Senin (2/12/2024).
Direktur Teknis Laksana, Stefan Arman menjelaskan, unit bus listrik ini merupakan hasil inovasi kolaboratif antara Laksana dan VKTR yang mengedepankan kualitas, daya tahan, dan efisiensi.
Sebagai perusahaan karoseri bus terkemuka, kata Stefan, Laksana memanfaatkan high-strength stainless steel, material yang ringan, kuat, dan tahan karat. Inovasi ini menjadikannya pelopor dalam industri karoseri di Indonesia, menghadirkan bus yang mampu bertahan terhadap berbagai tantangan iklim tropis.
Baca Juga
VKTR: Indonesia Bisa Pimpin Transisi Energi Asia Tenggara ke Arah Penggunaan Kendaraan Listrik
“Laksana bangga dapat berkontribusi dalam langkah besar ini. Dengan memanfaatkan material dan teknologi unggulan, kami memastikan bus ini menjadi solusi transportasi yang andal, aman, dan nyaman,” tegas dia.
Sementara itu, Direktur Utama VKTR, Gilarsi Wahju Setijono mengungkapkan, sebagai penyedia sasis kendaraan listrik, VKTR turut berperan penting dalam proses produksi dengan teknologi perakitan utuh terurai (completely knocked down/CKD).
Teknologi ini, menurut Gilarsi, mendukung target tingkat komponen dalam negeri (TKDN) pemerintah, sekaligus mendorong pengembangan kompetensi lokal dan kemandirian teknologi di sektor kendaraan listrik.
“Seluruh unit bus listrik ini dirakit perusahaan lokal dengan memanfaatkan keahlian anak bangsa. Kolaborasi kami dengan Laksana dan Sinar Jaya merupakan bukti nyata komitmen kami terhadap transportasi berkelanjutan di Indonesia,” tutur Gilarsi.
Gilarsi mengemukakan, pengiriman perdana ini menandai langkah penting dalam percepatan adopsi kendaraan listrik untuk transportasi publik di Indonesia.
“Langkah ini disambut baik oleh perwakilan TransJakarta sebagai bagian upaya mendorong mobilitas ramah lingkungan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Jakarta,” ucap dia.
Baik Gilarsi, Teddy, maupun Stefan sepakat bahwa acara ini menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah dan sektor swasta untuk mencapai tujuan bersama, yakni mewujudkan transportasi yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan.
Baca Juga
Manajemen Laksana, VKTR, dan Sinar Jaya berharap kolaborasi serupa dapat terus dikembangkan untuk memberikan solusi mobilitas yang lebih baik bagi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Karena itu, mereka mengundang seluruh masyarakat untuk mendukung transformasi menuju transportasi berkelanjutan. Langkah ini bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang masa depan yang lebih bersih dan sehat bagi generasi mendatang.

