Eks Ketua OJK Ungkap Implementasi ESG Jadi Lebih Krusial bagi Perusahaan Terbuka
JAKARTA, investortrust.id - Mantan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Muliaman Darmansyah Hadad menyampaikan, implementasi environmental, social, and governance (ESG) menjadi sesuatu yang sangat penting bagi perusahaan di zaman sekarang ini, utamanya perusahaan terbuka (publik).
Disebutkan oleh Muliaman, pasalnya kini banyak negara yang mengutamakan keberlanjutan (sustainability). Sehingga, negara tersebut lebih memprioritaskan perusahaan yang mengimplementasikan ESG dalam bisnisnya untuk diajak bekerja sama.
“Ketika saya menjadi Duta Besar di Swiss tahun 2022-2023, kita bernegosiasi mengenai sustainable pump oil. Artinya dalam konteks global pun, sertifikasi mengenai sustainability itu sangat diperlukan. Kita tidak bisa mengekspor kelapa sawit kita ke Uni Eropa, salah satu isunya terkait dengan sustainability,” ungkap Muliaman dalam acara ESG Revolution, Rabu (28/8/2024).
Muliaman memaparkan, bagi perusahaan-perusahaan yang sudah menjadi emiten di pasar modal, tema ESG ini bahkan menjadi lebih terekspos dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan yang tertutup.
Baca Juga
Menurutnya, hal ini dikarenakan ada kepentingan-kepentingan investor di dalamnya. Oleh karena itu, perusahaan terbuka tersebut dievaluasi berdasarkan kebijakan terkait dengan waste management, renewable energy usage di tempat masing-masing, penyelesaian masalah polusi, dan isu-isu lingkungan lainnya.
“Jadi kita di-review, kita dimonitor bagaimana perusahaan-perusahaan kita dealing dengan isu-isu environmental. Tidak bagus kita di sini (ESG), tentu saja nilainya akan rendah dan tentu saja rating-nya akan tidak bagus ya. Sehingga dengan demikian tentu saja akan mempengaruhi banyak hal nantinya,” ujar Muliaman.
Disampaikan oleh Muliaman, sekarang banyak investor dari Eropa yang selalu mempertanyakan isu ESG sebagai satu hal yang penting. Bahkan family office di negara-negara Eropa sudah banyak yang melakukan penilaian ini.
“Oleh karena itu isu-isu terkait dengan isu-isu sosial, salah satunya itu menjadi tema-tema penting dari investor negara-negara maju,” bebernya.
Baca Juga
Kadin Sebut Faktor Biaya Jadi Kendala Implementasi ESG Bagi UMKM
Senada dengan Muliaman, CEO Bumi Global Karbon Lydiawaty juga menyebutkan, di era yang semakin kompleks dan penuh tantangan ini, keberlanjutan bukan lagi sekedar pilihan, tetapi merupakan kebutuhan yang mendesak.
“Kami percaya bahwa investasi berkelanjutan adalah kunci untuk menciptakan nilai jangka panjang yang tidak hanya menguntungkan secara finansial, terlebih juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” kata Lydiawaty.

