PLN Catat Laba Rp 30,6 Triliun di Semester I 2025
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT PLN (Persero) mencatat kinerja operasional dan keuangan yang solid pada Semester I 2025. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan sejumlah capaian penting yang menunjukkan peningkatan efisiensi, keandalan layanan, serta performa keuangan yang melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP).
Darmawan menyampaikan bahwa kinerja keuangan perusahaan pada paruh pertama 2025 telah melebihi ekspektasi. PLN mencetak laba usaha hingga Rp 30,6 triliun pada Semester I 2025 ini. Angka ini lebih tinggi 31% dari RKAP Juni 2025.
“EBITDA perusahaan Rp 59,8 triliun. Ini lebih tinggi 20,7% dari RKAP Juni 2025. Ini menunjukkan kinerja keuangan PT PLN (Persero) dalam kondisi yang sangat baik,” ucap Darmawan dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Kamis (20/11/2025).
Sementara itu, terkait dengan kinerja operasional, Darmawan menjelaskan bahwa susut jaringan berhasil ditekan hingga 7,44%, jauh lebih baik dibandingkan target yang sebesar 8,86%.
Baca Juga
Dirut PLN Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Wujudkan Swasembada Energi
Selanjutnya, penambahan daya tersambung mencapai 4.832 MVA, atau 115% dari target, menandakan tingginya permintaan listrik sekaligus keberhasilan ekspansi jaringan.
“Kemudian di sini durasi gangguan 114,7 menit per pelanggan. Ini lebih baik dari target yaitu 177 menit per pelanggan. Frekuensi gangguan atau SAIFI 1,46 kali per pelanggan. Lebih baik dari target 1,9 kali per pelanggan,” papar Darmawan.
Lebih lanjut Darmawan menyampaikan untuk penjualan listrik sepanjang Semester I 2025 mencapai 155,62 Terawatt Hour (TWh) atau 97,91% dari target RKAP di tahun 2025.
Dia ujga menyatakan, bahwa selama tiga tahun ini, PLN berhasil mencapai rekor penjualan listrik tertinggi sepanjang sejarah secara berturut-turut. Kondisi ini membuat PLN kembali masuk ke dalam Global Fortune 500.
“PLN akhirnya bisa masuk kembali ke Global Fortune 500, di urutan ke-469 setelah sekitar lebih dari 10-11 tahun. Jadi ini adalah rekor di mana ini menjadi kebanggaan kami,” ungkapnya.
Sebagai informasi, pada tahun 2024 PLN membukukan pendapatan Rp 545 triliun, atau naik 11,9% dari tahun sebelumnya (2023).

