Kemenkomdigi Buka Lelang Frekuensi 1,4 GHz, Ini Syarat dan Aturannya!
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) resmi membuka lelang pita frekuensi 1,4 GHz untuk layanan Broadband Wireless Access (BWA) dengan tujuan untuk mempercepat perluasan internet berkecepatan hingga 100 Mbps ke pelosok desa dan wilayah tertinggal.
Frekuensi yang dilelang mencakup satu blok selebar 80 MHz pada rentang 1.432 MHz–1.512 MHz dalam tiga regional, dengan izin penggunaan selama 10 tahun dan mekanisme pengajuan melalui sistem e‑Auction berpenawaran harga.
Baca Juga
Ekonom: Lelang Frekuensi 1,4 GHz Pacu Inovasi dan Efisiensi Operator
Dikutip dari laman resmi Kemenkomdigi, Selasa (29/7/2025), skema ini dirancang untuk mendorong operator menanamkan investasi infrastruktur, seperti menambah jaringan fiber optik dan BTS, sehingga cakupan fixed broadband diharapkan semakin merata dan biaya per pelanggan dapat ditekan berdasarkan prinsip cost‑based.
Selain meningkatkan jangkauan, pemerintah menekankan keterjangkauan tarif internet dengan merujuk pada rata‑rata pengeluaran rumah tangga untuk telekomunikasi di daerah pedesaan. Target kecepatan unduh minimal up to 100 Mbps dalam proposal teknis wajib dicapai dalam lima tahun pertama guna menjamin kualitas layanan.
Peserta seleksi dibatasi pada penyelenggara telekomunikasi berizin jaringan tetap berbasis packet‑switched atau circuit‑switched melalui fiber optik serta Internet Service Provider (ISP) dengan KBLI 61921. Calon peserta juga tidak boleh sedang dalam proses pailit, harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk proyek utama, dan dilarang terafiliasi dengan pesaing lain dalam lelang ini.
Baca Juga
Lelang Frekuensi 1,4 GHz Dimulai Juli, Targetkan Internet 100 Mbps ke Daerah
Sejumlah operator diketahui telah menyatakan minat ikut lelang, antara lain PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (Surge/WIFI) dan PT Sinergi Inti Teknologi (INET) yang optimistis meraih spektrum untuk internet murah, serta tiga operator besar Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, dan XL Axiata—yang memandang frekuensi 1,4 GHz sebagai peluang strategis untuk memperluas fixed broadband berkecepatan tinggi.
Pengambilan akun e‑Auction berlangsung 11-13 Agustus 2025, pukul 09.00–15.00 WIB di Gedung Sapta Pesona Lantai 8, Jakarta Pusat, dengan syarat membawa surat permohonan, surat kuasa bermaterai, salinan identitas, dan dokumen legalitas perusahaan. Peserta juga diwajibkan melakukan reservasi waktu pengambilan akun hingga 8 Agustus 2025 pukul 12.00 WIB melalui portal resmi Kemenkomdigi.
Setelah akun aktif, dokumen seleksi dapat diunduh melalui sistem e‑Auction mulai 11-20 Agustus 2025. Kemenkomdigi pun menegaskan bahwa segala keputusan Tim Seleksi bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

