BGN: Program MBG Dorong Penciptaan Lapangan Kerja dan Perkuat Ekonomi Lokal
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyatakan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tapi juga berperan strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja.
Menurutnya, BGN menjalankan dua fungsi utama dalam implementasi program tersebut, yaitu menciptakan permintaan (create demand) atas bahan pangan bergizi sekaligus menjamin pembelian produk-produk pangan dari pelaku usaha lokal.
“Karena yang diberi makan sama, tetapi makanan yang diberikan kepada penerima manfaat adalah bukan makanan yang mereka biasa makan,” ujarnya, dalam Indonesia Economic Outlook 2026, di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Baca Juga
Dadan menjelaskan, sebelumnya banyak masyarakat yang jarang mengonsumsi protein hewani seperti telur, ayam, bahkan daging sapi. Di sejumlah wilayah, konsumsi daging sapi bukan hanya terjadi satu kali dalam setahun. Namun melalui program MBG, distribusi pangan bergizi dilakukan secara rutin.
“Sekarang diberikan tiga sampai lima kali dalam sebulan sehingga itu meng-create demand dan kemudian sekaligus menjamin pembelian dari seluruh produk yang ada,” katanya.
Dari sisi anggaran, Dadan mengungkapkan bahwa tahun ini BGN telah mendapat alokasi Rp 268 triliun dan tambahan Rp 67 triliun, sehingga total anggaran mencapai sekitar Rp 335 triliun.
Baca Juga
Airlangga: MBG hingga Program 3 Juta Rumah Jadi Katalis Pertumbuhan Ekonomi 2026
Ia mengatakan, 93% dari anggaran tersebut langsung dialirkan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) ke masing-masing Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh provinsi hingga ke tingkat desa dan kampung.
“Uang yang cair kepada mereka rata-rata setiap bulan itu hampir RP 1 miliar, di mana 70% digunakan untuk beli bahan baku, 20% digunakan untuk biaya operasional termasuk gaji relawan, dan 10% diberikan untuk insentif bagi mereka yang kemudian membangun SPPG di setiap lokasi,” ucap Dadan.

