Airlangga: MBG hingga Program 3 Juta Rumah Jadi Katalis Pertumbuhan Ekonomi 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, program prioritas Presiden Prabowo Subianto, seperti makan bergizi gratis (MBG), koperasi desa merah putih (KDMP), dan program 3 juta rumah dapat menjadi modal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada 2026.
Mulanya, Menko Perekonomian memaparkan, tingkat kemiskinan sepanjang tahun 2025 tercatat turun menjadi 8,25% dan rasio gini berada di level 0,36.
"Tingkat kemiskinan turun 8,25% dan rasio gini membaik di level 0,36. Ini menunjukkan pemerataan kesejahteraan yang terus meningkat," ungkap Airlangga dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026, di Wisma Danantara, Jumat (13/2/2026).
Baca Juga
Prabowo Ungkap Ada Profesor yang Hina dan Menjelekkan MBG: Mereka Ramal Pasti Gagal
Di sisi ketenagakerjaan, Airlangga menyebut tingkat pengangguran terbuka pada 2025 turun menjadi 4,74% secara tahunan (yoy). "Tingkat pengangguran terbuka turun 4,74% dan tambahan serapan tenaga kerja yang bekerja 2,71 juta orang sebagai hasil daripada realisasi investasi," ucap dia.
Airlangga menilai momentum tersebut sejalan dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP), yakni kedaulatan pangan, energi, dan transformasi ekonomi seperti yang dicita-citakan Presiden Prabowo.
Baca Juga
"Momentum ini sangat sesuai dengan tema daripada rencana kerja pemerintah yaitu kedaulatan pangan, energi, dan transformasi ekonomi menuju Indonesia Maju," tutur dia.
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2026 sebesar 5,4% dengan potensi mencapai 5,6%. "Pertumbuhan ekonomi ditargetkan di tahun 2026 5,4% dengan potensi hingga 5,6% dengan sektor prioritas adalah pertanian, industri manufaktur, digital, dan energi," kata Airlangga.
Lebih lanjut, ia menyebut implementasi program prioritas Kepala Negara, seperti makan bergizi gratis (MBG), koperasi desa merah putih (KDMP), dan program tiga juta rumah diharapkan menjadi sumber pertumbuhan baru.
"Implementasi program prioritas Bapak Presiden seperti makan bergizi gratis, koperasi desa merah putih, dan program 3 juta rumah diharapkan ini menjadi sumber pertumbuhan yang mampu menyerap tenaga kerja luas, akselerasi produktivitas, dan penggerak utama pendukung pembiayaan yang non-APBN di antaranya melalui Danantara," pungkas Menko Perekonomian.

