SBY: Selamatkan Bumi Agenda Global Paling Penting Saat Ini
JAKARTA, investortrust.id – Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan upaya penyelamatan bumi menjadi agenda global yang paling penting saat ini. Pernyataan tersebut disampaikan SBY dalam pidato kebangsaannya di acara Habibie Democracy Forum (HDF) 2025 di Jakarta, Selasa (18/11/2025).
"Mengapa saya mendukung tema seperti ini, for me, saya kira banyak yang setuju bahwa sebetulnya menyelamatkan bumi ini agenda global yang paling penting. Failure is not an option. Kita harus sukses," kata SBY.
Baca Juga
Ilham Habibie Tekankan Keterbukaan Jadi Kunci Wujudkan Demokrasi
SBY juga menyampaikan keprihatinannya atas kondisi dunia saat ini yang menurutnya kian menjauh dari kebersamaan dan kerja sama efektif untuk mengatasi krisis iklim. Bumi terancam tidak selamat jika tidak ada upaya yang berarti dari seluruh pemimpin dunia.
"Kalau melihat yang dilakukan oleh bangsa sedunia, pemimpin dunia sekarang ini saya punya hak untuk cemas bahwa jangan-jangan net zero world by 2060 itu tidak bisa kita penuhi, semuanya sudah bisa dibaca, diketahui, apa akibatnya bagi kehidupan manusia sedunia," ungkapnya.
SBY juga menyoroti situasi dunia sekarang ini yang dinilainya dalam keadaan tidak baik. Situasi tersebut ditandai dengan persaingan geopolitik serta meningkatnya nasionalisme. SBY mewanti-wanti sumber daya yang ada, termasuk pendanaan dari negara-negara maju, berpotensi dialihkan untuk perlombaan persenjataan dan pembangunan militer akibat ketegangan geopolitik jika masalah iklim selalu dinomorduakan,
“Tanpa resources yang kita perlukan, wassalam. Tidak mungkin agenda untuk menyelamatkan bumi bisa dicapai. Jadi menurut saya ini betul-betul serius,” tegasnya.
Baca Juga
AHY Ungkap 3 Nilai Hidup Warisan SBY dalam Peluncuran Buku 'The Mentor' karya Merry Riana
Karena itu, dalam forum yang diselenggarakan The Habibie Center, SBY menegaskan dukungannya terhadap tema demokrasi dan keberlanjutan. Ia menekankan pentingnya dialog yang tulus dan kebersamaan di antara anak bangsa untuk kemajuan Indonesia di masa depan.
“Membangun Indonesia menuju negara maju, it is a long journey, perjalanan panjang. Oleh karena itu, Everybody must be on board, peduli, menjadi bagian dari solusi dan progres,” katanya.
SBY menutup pidatonya dengan menggarisbawahi dialog dan kebersamaan dapat mencegah permusuhan, perpecahan, dan kesalahpahaman mendalam di antara masyarakat. Ia berharap Habibie Democracy Forum dapat berpartner dan saling melengkapi dengan Bali Democracy Forum (BDF) untuk memberikan manfaat bagi bangsa.

