Makan Bergizi Gratis Diusulkan Pakai Dana Zakat, BGN Fokus Maksimalkan APBN
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memilih untuk fokus memaksimalkan APBN yang telah dialokasikan senilai Rp 71 triliun untuk program makan bergizi gratis (MBG). Hal ini disampaikan Dadan merespons usulan agar penambahan anggaran makan bergizi gratis menggunakan dana zakat masyarakat.
"BGN fokus dana APBN Rp71 triliun dulu ya," kata Dadan dikutip dari Antara, Rabu (15/1/2025).
Baca Juga
Kemenekraf Gandeng Chef untuk Latih Juru Masak Program Makan Bergizi Gratis
Dadan mengatakan anggaran untuk pelaksanaan program masih sesuai dengan ketetapan awal pemerintah yakni Rp 71 triliun. Target utama dari penyerapan dana tersebut adalah menyasar 82,9 juta penerimaan manfaat.
Namun, dengan anggaran MBG Rp 71 triliun, untuk periode Januari-April, program tersebut baru akan melayani sebanyak 3 juta penerima manfaat dengan melibatkan 932 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di berbagai daerah.
Sebelumnya Ketua DPD Sultan B Najamuddin mengusulkan memanfaatkan dana dana zakat dari masyarakat untuk mendukung program makan bergizi gratis.
"Saya melihat ada DNA dari negara kita, dari masyarakat Indonesia itu kan dermawan, gotong-royong. Nah kenapa enggak ini justru kita manfaatkan juga," kata Sultan di kompleks parlemen, Senayan, Selasa (14/1/2025).
Baca Juga
Anindya Bakrie Pastikan Kadin Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf juga mengusulkan dana infak dan sedekah pada lembaga pengelola dapat digunakan untuk mendukung program MBG.
"Sebetulnya NU sendiri, Lazis NU sendiri, sekarang sedang kami minta untuk mengembangkan program-program pemanfaatan dana-dana infak dan sedekah itu untuk program-program yang kurang lebih tujuannya sama, program-program peningkatan gizi makanan untuk siswa," katanya.

