Menko AHY Tegaskan Pembangunan IKN Dilanjutkan di Era Prabowo
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) akan tetap dilanjutkan di era Presiden Prabowo Subianto (2024-2029).
''Bapak Presiden Prabowo tentu ingin bisa melanjutkan pembangunan IKN ini, tetapi tentu kita akan sesuaikan budgeting-nya, harus diketahui berapa budget yang dialokasikan untuk melanjutkan proyek-proyek IKN,'' kata AHY di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2024).
AHY juga mengungkapkan, pembangunan IKN selanjutnya akan terfokus pada badan legislatif dan yudikatif mengingat gedung-gedung kantor eksekutif sudah berdiri di sana.
Baca Juga
Raja Juli Akui Basuki Dapat Mandat dari Jokowi Jadi Kepala Otorita IKN
''Yang jelas kami pernah mendengar, bagaimana kelanjutan dari (pembangunan) IKN ini lebih diprioritaskan untuk menghadirkan legislatif. Jadi, gedung parlemennya juga harus siap, termasuk juga untuk lembaga yudikatif,'' ungkap dia.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus mengawal pembangunan proyek-proyek di IKN yang telah digarap Kementerian PUPR yang dulunya di bawah nakhoda Basuki Hadimuljono (2014-2024).
''Kita kawal dengan baik, karena sekali lagi penekanan dari Bapak Presiden adalah, jangan sampai pembangunan tidak efisien. Apalagi kalau sudah kebocoran (APBN), itu yang ditekankan oleh beliau,'' tutur AHY.
Berdasarkan catatan, Menteri PUPR periode 2014-2024, Basuki Hadimuljono meyakini, pembangunan IKN akan terus dilanjutkan sesuai arahan Presiden Prabowo. Ia pun menargetkan, seluruh bangunan gedung badan legislatif dan yudikatif akan rampung di tahun 2026.
"Pada saat saya dipanggil Pak Prabowo, beliau menyampaikan akan mempercepat (pembangunan IKN). Jadi dalam beberapa tahun, dua tahun nanti, (gedung) yudikatif dan legislatif harus dibangun. Gedung-gedung nya DPR, MPR, MK, kemudian yudikatif lainnya juga harus dibangun, (Target selesai 2026?) Selesai," ungkap Basuki saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Senin (21/10/2024) malam.

