Jokowi soal Istana di Jakarta dan Bogor: Bau-Bau Kolonial
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, istana yang ada di Bogor dan Jakarta merupakan warisan kolonial. Jokowi menyebut selama 79 tahun merdeka, Indonesia masih menempati istana-istana bekas kolonial tersebut. Bahkan, Jokowi mengaku masih merasakan bau-bau kolonial di istana-istana tersebut.
"Sudah kita tempati 79 tahun. Ini bau-bau kolonial selalu saya rasakan setiap hari, dibayang-bayangi," kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada gubernur, wali kota, dan bupati seluruh Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa (13/8/2024).
Baca Juga
Jokowi mengatakan, Istana Negara Jakarta sebelumnya dihuni oleh Gubernur Jendera Pieter Gerardus van Overstraten yang menjabat pada 1796-1801. Kemudian, Istana Merdeka dihuni oleh Gubernur Jenderal Johan Wilhelm van Lansberge yang menjabat periode 1875-1881. Selanjutnya, kata Jokowi, Istana Bogor dihuni oleh Gubernur Jenderal Belanda Gustaaf Willem Baron van Imhoff yang menjabat periode 1736-1740.
"Saya hanya ingin menyampaikan bahwa itu sekali lagi, Belanda. Bekas gubernur jenderal Belanda," katanya.
Jokowi mengatakan, IKN dibangun untuk menunjukkan Indonesia memiliki kemampuan membangun ibu kota sesuai dengan keinginan dan desain sendiri. Diingatkan, Jokowi, kondisi IKN yang hari ini dilihat gubernur, wali kota, dan bupati, masih kondisi awal. IKN baru dimulai sekitar dua tahun lalu dan kemungkinan baru akan selesai 10 hingga 15 tahun mendatang.
"Jadi masih sangat panjang, jadi kalau bapak, ibu gubernur, bupati, dan wali kota tadi melihat ini baru awal. Jadi belum selesai, jadi jangan keliru. Mungkin baru 20%-an," katanya.
Dikatakan, pembangunan IKN tidak hanya kawasan inti pusat pemerintahan yang di dalamnya terdapat Istana Presiden, Istana Wakil Presiden, kantor kementerian koordinator dan kementerian. Saat ini, di luar kawasan inti pusat pemerintahan, pembangunan hotel, universitas, rumah sakit dan lainnya sudah mulai berjalan.
"Seingat saya hotel ada lima kemarin tambah lagi jadi ada enam. Rumah sakit juga sudah enam dalam proses dibangun, kemudian training center PSSI juga sudah selesai dan ada beberapa dimulai properti, perumahan sudah dimulai dan fasilitas-fasilitas pendukung lainnya," paparnya.
Jokowi menekankan, IKN merupakan contoh kota masa depan yang dibangun dengan perencanaan dan konsep untuk masa depan. Berbeda dengan kota lainnya yang dibangun dengan beton, IKN dibangun dengan konsep forest city.
"Saya ingin menyampaikan bahwa IKN ini adalah contoh kota masa depan yang dibangun dan rencana dan konsep untuk masa depan. Konsepnya forest city, jadi kota hutan bukan kota beton," tegasnya.
Baca Juga
Jokowi kepada Seluruh Kepala Daerah: Selamat Datang di Ibu Kota Nusantara
Seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia, kata Jokowi, dan merencanakan dan mengonsep kota yang ingin dibangun. Ditekankan, setiap daerah memiliki karakteristik masing-masing. Jokowi mencontohkan di Negara Bagian California, Amerika Serikat terdapat kota yang khusus untuk golf. Terdapat 37 padang golf di kota tersebut. Sementara High Point di Negara Bagian North Carolina merupakan kota mebel.
"Kita sebenarnya punya kekuatan besar di Jepara. Pak Bupati Jepara ada? bisa dikonsep desain sejak awal meskipun tidak selesai dalam satu periode bupati atau dua periode bupati tetapi perencanannya harus ada dan detail, matang di sana," katanya.

