Enam Saham Prajogo Pangestu Ambles, Market Cap Menguap Ratusan Triliun hingga Picu Kejatuhan IHSG
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Harga seluruh saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu terjun parah sepanjang hari ini. Penurunan tersebut menyeret indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (2/4/2026) terjun sebanyak 157,66 poin (2,19%) menjadi 7.026 jelang libur peringatan Jumat Agung.
Sedangkan berdasarkan data real time Forbes, Prajogo Pangestu kehilangan kekayaan senilai US$ 774,4 juta sepanjang hari ini akibat penurunan tajam enam saham emiten yang dikendalikannya. Penurunan kekayaan Prajogo yang paling dalam dibandingkan dengan orang terkaya domestic.
Baca Juga
Pendapatan Barito Pacific (BRPT) Melonjak 220% di 2025, Laba Bersih Capai Segini
Enam saham emiten miliknya, yaitu saham PT Barito Renewables Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Chandra Daya Investasi TbK (CDIA), dan PT Petrosea Tbk (PTRO).
Data BEI menyebutkan bahwa penurunan paling dalam melanda saham BREN sebanyak Rp 700 (12,73%) ke level terendah baru menjadi Rp 4.800 dalam setahun terakhir. Kapitalisasi pasar (market cap) saham ini menguap Rp 94 triliun menjadi Rp 642 triliun.
Begitu juga dengan saham TPIA turun sebanyak Rp 410 (8,95%) menjadi Rp 4.170. Penurunan tajam tersebut membuat market cap saham ini hilang Rp 36 triliun dalam sehari menjadi Rp 360 triliun.
Baca Juga
Barito Renewables (BREN) Catatk Pertumbuhan Kinerja, Laba Naik 6,5%
Kejatuhan parah juga dicatatkan saham BRPT sebanyak Rp 180 (12,33%) menjadi Rp 1.280. Penurunan tersebut menjadikan kapitalisasi pasar emiten petrokimia ini turun menjadi Rp 119 triliun.
Pelemahan signifikan juga dicatatkan saham CUAN sebanyak Rp 85 (7,52%) menjadi Rp 1.045. Pelemahan tersebut berimbas terhadap penurunan kapitalisasi pasar emiten ini menjadi Rp 117 triliun.
Anjlok juga dicatatkan saham CDIA sebanyak Rp 45 (5,26%) menjadi Rp 810. Penurunan tersebut membuat market cap emiten ini terjerembab menjadi Rp 101 triliun. Adapun saham PTRO jatuh sebanyak 6,72% menjadi Rp 4.300. Kejatuhan tersebut membuat market cap PTRO tersisa menjadi Rp 43 triliun.
Grafik Saham Emiten Prajogo

