Laba Hermina (HEAL) Turun 20,34% di 2025, Nilainya Tinggal Segini
JAKARTA, investortrust.id – PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), emiten rumah sakit Hermina, mencatatkan penurunan laba bersih tahun berjalan sebanyak 20,34% menjadi Rp 548,96 miliar tahun 2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 6,89,12 miliar.
Manajemen dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) semalam disebutkan bahwa penurunan tersebut berbanding terbalik dengan pendapatan yang meningkat dari Rp 6,71 triliun menjadi Rp 7,13 triliun tahun 2025.
Baca Juga
IHSG Berpeluang Lanjut Rebound, Saham VKTR hingga AKRA Layak Dilirik
Sebaliknya laba bruto turun tipis dari Rp 2,43 triliun menjadi Rp 2,41 triliun. Penurunan dipengaruhi atas peningkatan beban pokok lebih tinggi, dibandingkan dengan peningkatan pendapatan bersih tahun 2025.
HEAL, emiten portofolio PT Astra Interantional Tbk (ASII) ini juga mencatatkan penurunan laba usaha dari Rp 1,05 triliun pada 2024 menjadi Rp 967,04 miliar pada 2025. Penurunan laba juga dipicu atas kenaikan biaya keuangan sepanjang 2025 menjadi Rp 238,44 miliar, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 179,09 miliar.
Baca Juga
Pendapatan Hermina (HEAL) Diproyeksikan Naik 5%, Sahamnya Direkomendasikan Beli
Penurunan tersebut menjadikan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun dari Rp 535,94 miliar menjadi Rp 429,54 miliar. Laba per saham juga turun dari Rp 36,11 menjadi Rp 28,40 per saham.
Meski laba mengalami penurunan, emiten pengelola rumah sakit Hermina ini justru mencatatkan peningkatan total aset menjadi Rp 11,88 triliun pada 2025, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 10,57 triliun.

