Laba Hermina (HEAL) Melesat 69,58% di Semester I-2024, Nilainya Segini
JAKARTA, investortrust.id – PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) berhasil cetak lompatan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak 69,58% menjadi Rp 343,15 miliar pada semester I-2024, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 202,32 miliar.
Lompatan laba tersebut menjadikan laba per saham meningkat dari semulai Rp 13,97 menjadi Rp 23,20 per saham.
Manajemen dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (24/7/2024), menyebutkan bahwa lompatan laba tersebut sejalan dengan kenaikan pesat pendapatan perseroan dari Rp 2,69 triliun menjadi Rp 3,34 triliun hingga Juni 2024.
Baca Juga
Bertumbuh Lampaui Estimasi, Target Saham Hermina (HEAL) Direvisi Naik
Laba bruto juga meningkat dari Rp 962,98 miliar menjadi Rp 1,28 triliun hingga penghujung Juni 2024. Laba sebelum beban pajak penghasilan juga bertumbuh dari Rp 317,38 miliar menjadi Rp 615,95 miliar. Alhasil laba bersih periode berjalan meningkat dari Rp 254,10 miliar menjadi Rp 441,86 miliar.
Emiten pengelola rumah sakit Hermina ini juga mencatatkan kenaikan total asset dari Rp 8,80 triliun pada semester I-2023 menjadi Rp 9,88 triliun pada paruh pertama tahun ini. Liabilitas naik dari Rp 3,60 triliun menjadi Rp 4,22 triliun. Ekuitas juga naik dari Rp 5,19 triliun menjadi Rp 5,65 triliun.
Sebelumnya, BRI Danareksa Sekuritas dalam riset terbarunya memilih merevisi naik target kinerja keuangan pengelola Hermina (HEAL). Proyeksi laba bersih direvisi naik dari semula Rp 598 miliar menjadi Rp 656 miliar. Begitu juga dengan target pendapatan direvisi naik dari Rp 6,21 triliun menjadi Rp 6,74 triliun.
Baca Juga
RS Hermina “Green & Smart” di IKN Siap Beroperasi Agustus 2024
Revisi naik juga diberikan untuk target kinerja operasional dengan perkiraan rata-rata pertumbuhan pendapatan per pasien harian mencapi 5% tahun ini. Sedangkan jumlah hari rawat ini pasien diperkirakan meningkat menjadi 12,8%.
Revisi naik tersebut mempertimbangkan lompatan laba bersih HEAL sebanyak 75,3% dari Rp 109 miliar menjadi Rp 191 miliar pada kuartal I-2024. Begitu juga dengan pendapatan meningkat 26,2% dari Rp 1,35 triliun menjadi Rp 1,70 triliun. Sedangkan okupansi tempat tidur perseroan mencapai 78% atau naik dari kuartal I-2023 sekitar 67%.
Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik target harga saham HEAL dari Rp 1.800 menjadi Rp 2.000. Target tersebut mengimplikasikan perkiraan EV/EBITDA tahun ini sekitar 16,6 kali.
Grafik Saham HEAL

