Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham Hari ini, Ada Saham Boy Thohir
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (16/3/2026), diprediksi lanjutkan pelemahan dengan rentang pergerakan 7.071-7.212. Adapun saham pilihan hari ini adalah ADMR, ADRO, BIPI, dan BNBR.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk bearish belt hold, di bawah MA5 dan MA20, serta indikator Stochastic dead cross pada area deep oversold. “Dengan pola teknikal ini, kami memperkirakan IHSG mengalami pelemahan hari ini dengan saham pilihan ADMR, ADRO, BIPI, dan BNBR,” terangnya.
Baca Juga
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi berlanjutnya pelemahan indeks utama bursa Wall Street. Sentimen negatif disebabkan masih dari konflik geopolitik antara AS-Israel dan Iran dimana kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran investor dimana harga Brent Oil mencapai di atas US$ 100 per barrel.
Terkait saham pilihan, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli dua saham Boy Thohir ini, yaitu ADMR dengan target harga Rp 2.180, ADRO dengan target harga Rp 2.780, BIPI dengan target harga Rp 238, dan BIPI dengan target harga Rp 142.
Pekan lalu, IHSG mencatatkan penurunan sebanyak 448,47 poin (5,91%) ke terendah baru tahun 2026 level 7.137,21. Berlanjutnya pelemahan tersebut menjadikan total penurunan IHSG sepanjang 2026 berjalan telah mencapai 17,46%.
Baca Juga
Harga Minyak Melonjak 40% Sejak AS-Israel Serang Iran, WTI dan Brent Bercokol di Atas US$ 100
Penurunan tersebut lanjutkan pelemahan siginifikat atas IHSG sebanyak 649,79 poin (7,89%) menjadi 7.585,68 pada pekan sebelumnya. Penurunan beruntun tersebut menjadikan pelemahan indeks saham BEI yang paling dalam di dunia sepanjang year to date (ytd) dengan persentase pelemahan 17,46%.
Pemberat utama indeks pekan ini datang dari kejatuhan saham big cap, seperti BREN yang anjlok 18,45%, AMMN turun 19,18%, DSSA melemah sebanyak 11,24%, BBRI turun 4,36%, dan TLKM anjlok lebih dari 6,9% pekan ini.
Selain mencatatkan penurunan dalam, pemodal asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham pekan ini mencapai Rp 1,56 triliun. Aksi asing ini berbanding terbalik dengan pekan sebelumnya dengan pembelian bersih (net buy) saham mencapai Rp 2,22 triliun.

