Hari Ini, Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham, Ada PSAB dan AADI
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (23/7/2025), berpeluang rebound dengan saham pilihan GGRM, PSAB, GJTL, dan AADI.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle IHSG berbentuk bearish belt hold, masih di atas MA5 dan MA20, indikator Stochastic dead cross pada area overbought. “Dengan demikian, kami proyeksikan hari ini IHSG akan mengalami penguatan. Berikut saham pilihan hari ini: GGRM, PSAB, GJTL, dan AADI,” tulisnya.
Baca Juga
Pergerakan indeks akan dipengaruhi penguatan mayoritas bursa saham AS, yaitu S&P500 kembali mencatatkan rekor tertinggi, didorong oleh investor yang masih akan menunggu keluarnya laporan kuartal kedua tahun 2025 ini.
Di tengah peluang tersebut, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham GGRM dengan target harga Rp 10,625, saham PSAB Rp 505, GJTL target harga Rp 1.300, dan AADI target harga Rp 8.000.
Kemarin, IHSG melemah sebanyak 53,45 poin (0,72%) menjadi 7.344,74. Pelemahan ini merupakan yang pertama setelah 11 hari menguat 7,76% terhitung sejak 7 Juli 2025 hingga kemarin. Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham sebanyak Rp 561,75 miliar.
Baca Juga
Gorontalo Minerals Menjadi Mesin Pertumbuhan Bumi Resources (BRMS) ke Depan, Bagaimana Sahamnya?
Penurunan tersebut juga dipicu penurunan dalam saham-saham big cap yang dikendalikan Prajogo Pangestu, seperti TPIA anjlok 5,36% menjadi Rp 8.825, BRPT melemah 7,95% menjadi Rp 2.200, dan BREN turun 0,32% menjadi Rp 7.875, ANTM anjlok 7,21% menjadi Rp 2.960, AMMN turun 1,24% menjadi Rp 7.950, dan PANI melemah 3,52% menjadi Rp 15.075
Sebaliknya saham yang menjadi penahan indeks dari kejatuhan lebih dalah adalah saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) yang dikendalikan Prajogo Pangestu ditutup naik hingga auto reject atas (ARA) sebanyak sebanyak 24,69% menjadi Rp 1.515. Kenaikan ARA selama Sembilan hari ini menjadikan kapitalisasi pasar (market cap) saham emiten yang dikendalikan Prajogo Pangestu ini melambung menjadi Rp 189,11 triliun.
Kenaikan hingga ARA juga melanda saham PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) sebanyak 34,09% menjadi Rp 236 dan PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) ARA dengan kenaikan 24,82% menjadi Rp 880. Kenaikan pesat juga melanda saham PT Remala Abadi Tbk (DATA) melesat 19,34% menjadi Rp 1.820 dan PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) sebanyak 16,67% menjadi Rp 980.

