Alamtri (ADRO) Siapkan Buyback Saham Rp 4 Triliun, Tujuan Ini Diungkap
JAKARTA, investortrust.id – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) berencana melakukan pembelian kembali (buy back) saham dengan nilai maksimal Rp 4 triliun. Buy back berjangka waktu setahun tersebut akan direalisasikan setelah mendapat restu pemegang saham.
Manajemen ADRO dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (11/3/2026) menyebutkan bahwa jumlah nilai nominal seluruh saham yang akan dibeli kembali oleh perseroan tidak akan melebihi 10% dari jumlah modal yang ditempatkan. Selain itu, aksi korporasi ini dipastikan tidak menyebabkan kekayaan bersih perseroan menjadi lebih kecil dari jumlah modal ditempatkan ditambah cadangan wajib yang telah disisihkan.
Baca Juga
Aksi Korporasi dan Prospek Saham ke Depan, Arah Strategi Alamtri (ADRO) Kian Jelas
Pembelian kembali saham akan dilakukan melalui perdagangan di BEI secara bertahap dengan jangka waktu paling lama 12 bulan setelah memperoleh persetujuan pemegang saham. Adapun persetujuan akan dimintakan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan digelar pada 17 April 2026.
Jika buyback saham disetujui dalam RUPST tersebut, pelaksanaannya akan dimulai sejak 20 April 2026.
Perseroan menjelaskan terdapat beberapa pertimbangan dalam melaksanakan pembelian kembali saham. Di antaranya, memberikan fleksibilitas bagi perseroan untuk melakukan buyback sewaktu-waktu sesuai kondisi pasar dalam jangka waktu paling lama 12 bulan setelah memperoleh persetujuan RUPST.
Baca Juga
Tok! Inilah Susunan Lengkap Anggota Dewan Komisioner OJK Teranyar
Selain itu, rencana buyback saham ini diharapkan dapat meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan sehingga harga saham dapat lebih mencerminkan nilai fundamental ADRO.
Alamtri (ADRO) juga berharap pelaksanaan buyback saham dapat memberikan tingkat pengembalian yang baik bagi pemegang saham serta meningkatkan kepercayaan investor. Dengan demikian, harga saham diharapkan dapat mencerminkan kondisi fundamental perseroan yang sebenarnya.

