Bakrie & Brothers (BNBR) Beri Sinyal Dividen Usai Kuasi Reorganisasi, Laba 2025 Melonjak 49,6%
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Direktur Utama PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) Anindya Bakrie memberi sinyal pembagian dividen pada tahun ini, seiring kondisi keuangan yang mengalami perbaikan hingga bisamerealisasikan kebijakan tersebut.
Sinyal dividen BNBR tersebut sejalan dengan rampungnya proses kuasi reorganisasi pada 2024. Dengan neraca yang kini mencatatkan posisi positif, BNBR membuka peluang untuk kembali membagikan dividen kepada pemegang saham.
Baca Juga
Meski demikian, keputusan final pembagian dividen akan ditentukan melalui rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) 2026 untuk tahun buku 2025. Anindya menekankan bahwa pentingnya menjaga keseimbangan antara stabilitas dan pertumbuhan usaha.
“Dividen tunggu RUPS 2026 untuk [tahun buku] 2025. Tapi yang paling menarik ialah justru animo pasar menginginkan stability, butuh juga growth,” kata Anindya saat ditemui di Bakrie Tower, Jumat (27/2/2026).
Pada kesempatan yang sama, Direktur BNBR Roy Hendrajanto M. Sakti menyampaikan bahwa secara teknis, perseroan telah memungkinkan untuk membagikan dividen. Namun, secara internal masih diperlukan penyusunan lebih lanjut.
“Jadi secara teknis kita sudah bisa membagikan dividen, memang tapi secara internal nanti kita akan perlu disusun,” jelas Roy.
Baca Juga
Andalkan Kekuatan Grup, BNBR Jajaki Bisnis Data Center Gandeng Mitra
Dari sisi kinerja, BNBR membukukan pendapatan bersih Rp 3,74 triliun sepanjang 2025, turun 3,28% secara year on year (yoy). Meski pendapatan terkoreksi, laba bersih justru melonjak 49,6% yoy menjadi Rp 502,74 miliar, dari Rp 336,04 miliar pada tahun sebelumnya.
Kontribusi pendapatan terbesar berasal dari PT Bakrie Metal Industries (BMI) Group sebesar Rp 2,18 triliun. Selanjutnya, PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menyumbang Rp 1,08 triliun, serta PT Bakrie Indo Infrastructure (BIIN) Group sebesar Rp 464,21 miliar.

