Saham Emiten Prajogo Pangestu Dipimpin PTRO Dibuang Investor, Ada Apa?
JAKARTA, investortrust.id – Seluruh saham emiten Prajogo Pangestu berlomba-lomba turun dalam lima hari terakhir, bahkan hari ini terjadi penurunan paling besar. Kejatuhan tersebut merembet terhadap pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam tiga hari terakhir secara beruntun.
Berdasarkan data BEI, penurunan paling dalam melanda saham PTRO lebih dari 28,49% menjadi Rp 9.200 dalam lima hari terakhir, bahkan intraday sesi I, hari ini, PTRO anjlok auto reject bawah (ARB) sebanyak 14,85% menjadi Rp 9.175.
Baca Juga
Kejatuhan berikutnya dicatatkan saham CUAN dengan pelemahan lebih dari 11% menjadi Rp 1.690 dalam lima hari terakhir, bahkan hari ini saham tersebut turun 6,89% menjadi Rp 1.695 hingga pukul 10.30 WIB.
Selanjutnya penurunan dalam juga dicatatkan saham BRPT lebih dari 11% menjadi Rp 2.550 dalam lima hari terakhir. Adapun intraday sesi I, saham BRPT terjun 7,27% menjadi Rp 2.550.
Penurunan dahsyat dalam lima hari terakhir juga melanda saham CDIA lebih dari 9% menjadi Rp 1.405. Hingga pukul 10.30 WIB, saham CDIA turun 5,41% menjadi Rp 1.400.
Baca Juga
IHSG Tiba-tiba Terjun 120 Poin hanya 15 Menit Usai Perdagangan Saham Dibuka, Ada Apa?
Penurunan dahsyat selanjutnya dicatatkan saham emiten dengan kapitalisasi terbesar di BEI ini, yaitu BREN dengan penurunan lebih dari 5,50% menjadi Rp 9.100 dalam lima hari terakhir. Hingga pukul 10.35 WIB, saham BREN terkoreksi lebih dari 3,9% menjadi Rp 9.125.
Berdasarkan data Forbes real time, penurunan dahsyat sejumlah saham tersebut menjadikan nilai kekayaan Prajogo Pangestu menguap lebih dari US$ 2,7 miliar pagi ini, sehingga nilai kekayaannya turun drastic menjadi US$ 31,6 miliar.
Meski demikian, Prajogo masih tercatat sebagai orang. terkaya di Indonesia.

