IHSG Tiba-tiba Terjun 120 Poin hanya 15 Menit Usai Perdagangan Saham Dibuka, Ada Apa?
JAKARTA, investortrust.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (23/1/2026), mendadak terjun lebih dari 120 poin (1,32%) menjadi 8.868 hanya dalam 15 menit usai perdagangan dibuka. Penurunan drastis tersebut berbanding terbalik dengan pasar saham Asia yang bergerak di zona hijau.
Penurunan dipicu atas kejatuhan seluruh sektor saham, khususnya sektor konsumer, keuangan, infrastruktur, dan energi. Penurunan ini berbanding terbalik dengan pembukaan yang sempat menguat lebih dari 40 poin ke level 9.031.
Baca Juga
Inflasi Jepang Turun Tajam, tapi Harga Beras Bisa Jadi ‘Bom Waktu’
Tekanan terbesar indeks datang dari kejatuhan saham emiten Prajogo Pangestu, seperti saham PTRO, BRPT, BREN, CUAN, dan CDIA. Tekanan juga datang dari penurunan saham-saham emiten yang teraffiliasi dengan Happy Hapsoro, seperti RAJA, RATU, hingga BUVA. Penurunan juga datang dari kejatuhan mendadak saham BUMI dan DEWA.
Sedangkan pada pembukaan, IHSG sempat dibuka melesat 39,31 poin (0,44%) menjadi 9.031. Rentang pergerakan 8.992-9.031 sejalan dengan lompatan mayoritas indeks saham global.
Baca Juga
Kenaikan ditopang penguatan sejumlah sektor saham, seperti materal Dasari 2,04%, sektor industry 0,56%, konsumer non primer 0,69%, industry 0,56%, dan keuangan 0,13%.
Sejumlah saham dengan kenaikan harga paling pesat pagi ini, yaitu saham JAST naik 22,77% menjadi Rp 124, LPCK naik 22,09% menjadi Rp 990, dan LAJU menguat 18,81% menjadi Rp 120.

